IHSG Rawan Koreksi, Angkut Saham ISAT, CDIA, dan RATU
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (HSG) kemarin drop 1,95 persen menjadi 8.066. Transaksi sepanjang perdagangan didominasi tekanan jual. Kondisi indeks saat ini rawan melanjut koreksi. Namun, peluang indeks untuk rebound belum tertutup.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 15 Oktober 2025, indeks akan mengitari area support 8.022-7.913, dan posisi resistance 8.169-8.260. Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan sebagai berikut.
Chandra Daya Investasi (CDIA) speculative buy Rp1.805-1.925 per saham dengan target harga Rp2.050-2.130 per helai, dan stop loss Rp1.785 per lembar. Indosat (ISAT) buy on weakness Rp1.690-1.750 per helai dengan proyeksi Rp1.910-2.050 per helai, dan stop loss Rp1.615 per eksemplar.
Jasa Marga (JSMR) buy on weakness Rp3.740-3.780 per saham dengan proyeksi Rp3.950-4.090 per helai, dan stop loss Rp3.700 per lembar. Raharja Cepu (RATU) buy on weakness Rp7.725-8.350 per saham dengan proyeksi Rp10.050-11.250 per helai, dan stop loss Rp7.275 per eksemplar. (*)
Related News
Penasaran Mengapa Legalitas Menjadi Penentu Keberlanjutan UMKM?
IHSG Sesi I (13/1) Ditutup Konstan, Sempat Tergelincir Akhir Sesi
Rencana Beras SPHP Satu Harga, Dari Bulog Rp11.000, HET Rp12.500/Kg
Pemerintah Sepakat Beri Margin Fee Bulog 7 Persen
Harga Pupuk Turun Hingga 20 Persen, Zulhas Sanjung Mentan Amran
99 Persen Pengaduan Konsumen ke Kemendag Terkait Transaksi Online





