IHSG Sesi I Drop 2,61 Persen ke 7.509, Saham-Saham Konglo Berguguran
Potret 'merah' papan perdagangan BEI. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok sejak pembukaan perdagangan dan berakhir di zona merah pada penutupan sesi I perdagangan Jumat (6/3/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di sesi siang ditutup ambruk 201,43 poin atau 2,61 persen ke level 7.509,10. Pelemahan kompak merata di tengah tekanan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Pergerakan pasar menunjukkan dominasi tekanan jual dengan total 645 saham terdampak koreksi. Tercatat hanya 97 saham menguat dan 69 lain saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 19,13 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp9,42 triliun.
Tekanan pasar juga berkaca dari merahnya kesebelasan indeks sektoral. Penurunan terdalam terjadi pada IDX Cyclicals (IDXCYCLIC) yang merosot 4,78 persen, disusul IDX Industrials (IDXINDUST) yang turun 4,69 persen. Sementara sektor lain juga ikut terkoreksi seperti IDX Energy (IDXENERGY) turun 3,79 persen, IDX Basic (IDXBASIC) melemah 3,61 persen, IDX Infrastructure (IDXINFRA) turun 3,37 persen, IDX Property (IDXPROPERT) terkoreksi 2,27 persen, IDX Non-Cyclicals (IDXNONCYC) turun 1,92 persen, IDX Finance (IDXFINANCE) melemah 1,54 persen, IDX Technology (IDXTECHNO) turun 1,13 persen, IDX Healthcare (IDXHEALTH) melemah 0,89 persen, dan IDX Transportation (IDXTRANS) turun 0,46 persen.
Lalu, tekanan datang dari sejumlah saham konglomerasi besar yang menjadi pemberat indeks. Saham konglomerasi Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) melemah 3,42 persen di Rp7.050, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) terkoreksi 7,6 persen di Rp1.510, serta ada pula saham konglo grup Sinarmas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (BRMS) yang juga turun 7,6 persen.
Kemudian, saham yang masih kebal menahan tekanan pasar dan menjadi penggerak kenaikan terbatas. Beberapa di antaranya PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang naik 2,79 persen di Rp5.525, PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) menguat 2,41 persen di Rp15.875, serta PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) yang naik 1,93 persen kokoh di puncak Rp205.000
Related News
Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM dan LPG
KISI Challenge: The Next Wave (Special Edition) Diikuti 5000 Peserta
Awal Maret Ini Program SPHP Beras 2026 Mulai Disalurkan
Ikuti Wall Street, IHSG Loyo
Terjebak Koreksi, IHSG Susuri Level 7.391
Awas Profit Taking, Jala Saham BBCA, ASII, TLKM, dan BMRI





