IHSG Tertekan, Angkut Saham HMSP, ULTJ, dan UNTR
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup signifikan 2,57 persen menjadi 7.915. Transaksi perdagangan disertai tekanan jual relatif besar. Pergerakan indeks telah mengenai area koreksi, dan menutup gap.
Saat ini, posisi indeks masih rawan melanjutkan koreksi namun tidak menutup peluang untuk menguat. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 20 Oktober 2025, indeks akan menjelajahi area support 7.854-7.766, dan posisi resistance 7.974-8.040. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, HM Sampoerna (HMSP) buy on weakness Rp615-655 per saham dengan target harga Rp735-770 per helai, dan stop loss Rp610 per lembar. Ultrajaya (ULTJ) buy on weakness Rp1.315-1.325 per helai dengan proyeksi Rp1.345-1.405 per saham, dan stop loss Rp1.295 per eksemplar.
United Tractors (UNTR) buy on weakness di kisaran Rp26.350-26.875 per saham dengan proyeksi harga level Rp27.350-28.025 per helai, dan stop loss di posisi Rp25.825 per eksemplar. Astra International sell on strength Rp5.675-5.750 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Naik Tipis 0,05 Persen, Sektor Teknologi Pimpin Penguatan
Pemegang Saham PNGO Tampung Dividen Interim Pinago Utama Hari Ini
Erwin Ciputra Rogoh Rp3,65 Miliar untuk Tampung Saham PTRO
IHSG Sesi I (27/1) Tergelincir ke Level 8.921, Saham Konglo Berguguran
Masuk Pemantauan Khusus, PADI dan KOCI Kompak ARB
BEI Kekang Dua Saham, Salah Satunya Terancam Terkunci Sepekan





