Ikuti Jejak GPF, Citibank Singapore Obral 624,04 Juta Saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO)
EmitenNews.com - Citibank Singapore S/A Government of Singapore mengurai kepemilikan saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Itu ditunjukkan dengan melepas 624.044.600 helai alias 624,04 juta lembar. Transaksi dibantu Citibank, N.A dan Standard Chartered Bank.
Transaksi perusahaan berbasis di 168 Robinson Road Nomor 37-01 Capital Tower Singapore itu, telah dirampungkan pada 2 Mei 2023. Dengan pelaksanaan aksi itu, koleksi timbunan saham milik Citibank Singapura mengalami penyusutan sekitar 0,05 persen.
Tepatnya, menyusut menjadi 64,87 miliar lembar alias setara dengan donasi 5,48 persen. Mengalami reduksi dari sebelumnya sebanyak 65,50 miliar eksemplar alias sebanding dengan tabulasi 5,53 persen.
Aksi Citibank Singapura itu, mengikuti jejak Goto Peopleverse Fund (GPF). Di mana, GPF melalui serangkaian transaksi tercatat melepas 1.652.078.539 helai alias 1,65 miliar lembar. Distribusi saham untuk konsultan, dan karyawan GoTo Gojek dilakukan beberapa tahap antara 18 April 2023 hingga 2 Mei 2023.
Pada 18 April 2023, GPF melepas 790.590.831 lembar. Lalu, pada 26 April 2023, GPF menyalurkan 157.471.111 helai. Kemudian, pada 27 April 2023, kembali GPF mendistribusikan 83.970.816 unit. Selanjutnya, pada 28 April 2023, GPF mengalihkan 430.876.404 lembar. Dan, terakhir pada 2 Mei 2023, GPF melepas 189.169.377 lembar.
Menyusul transaksi itu, timbunan saham GPF tersisa 77.474.645.146 helai alias 77,47 miliar lembar atau setara dengan 6,54 persen. Mengalami penyusutan 0,14 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi tidak kurang dari 79.126.723.688 helai atau 79,12 miliar lembar setara dengan 6,68 persen. (*)
Related News
Komisaris Indospring (INDS) Tampung Beli 100 Ribu Saham Kala Harga ARB
Gugatan PKPU Sudah Dicabut, TAMU Pastikan Operasional Aman
Tembus Rp1,47T, Laba Astra Agro (AALI) Melonjak 28,25 Persen di 2025
OJK Bongkar Kasus Transaksi Semu Saham IMPC 2016, Ini Kronologisnya
Bos NTBK Jual Berturut 50 Juta Saham, Total Nilai Rp4,6 Miliar
Dalam Proses Akuisisi, Pengendali DPUM Diam-Diam Jual 25 Juta Saham





