Incar Dana IPO Rp437,64 Miliar, Dharma Polimetal Jajakan Kisaran Harga Rp500-620 per Saham
EmitenNews.com - Perusahaan manufaktur komponen kendaraan bermotor, PT Dharma Polimetal akan menjajakan saham perdana 705,88 juta lembar. Pada aksi berskema initial public offering (IPO) itu, Dharma berpotensi meraup dana maksimal Rp437,64 miliar.
Itu dengan catatan, perusahaan menetapkan harga paling tinggi dari kisaran penawaran Rp500-620 per saham. Saham yang dilepas ke publik itu, setara 15 persen dari total saham dicatatkan. Masa book building dilakukan pada 19-30 November 2021.
Pada agenda itu, perseroan menunjuk PT Sucor Sekuritas, dan PT CIMB Niaga Sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Dharma Polimetal sebagai perusahaan induk grup Dharma, berdiri sejak 1989. Bergerak bidang usaha komponen otomotif untuk sepeda motor dan mobil.
Grup Dharma telah menjadi bagian dari mata rantai pasokan otomotif terintegrasi dengan produk-produk suku cadang, komponen inovatif, dan berkualitas sesuai standar pabrikan kelas dunia. Sebagai salah satu anak usaha grup Triputra, Perusahaan berlatar manajemen berpengalaman pada industri otomotif nasional.
Dharma Polimetal, telah berkembang menjadi perusahaan induk Dharma Group mengedepankan pertumbuhan berkelanjutan dengan menjadikan teknologi sebagai keunggulan operasional. Mengusung motto Excellence Through People and Process, Dharma Group mempunyai pelanggan bereputasi baik dari merek-merek terkenal dunia, dan berkelanjutan dengan hubungan jangka panjang.
Ke depan, Dharma Group siap menjadi bagian kebangkitan sektor otomotif termasuk menyambut era revolusi industri 4.0. Itu dilakukan dengan menerapkan digitalisasi pada rantai proses bisnis, pengembangan, produksi komponen, dan parts kendaraan listrik di Indonesia. (*)
Related News
Ini 5 Masjid Ikonik Garapan WSKT, Siap Tampung 200.000 Jemaah Salat Id
BREN Catat Laba Bersih Meningkat 6,5 Persen di Sepanjang 2025
Akhiri 2025, Laba Grup Djarum (TOWR) Tembus Rp3,67 Triliun
Efek Selat Hormuz, CEKA Beber Harga Bahan Ini Melejit 10 Persen
Drop 129 Persen, INPP Boncos Rp98,59 Miliar
Kena Sanksi OJK, Ini Reaksi Bliss Properti (POSA)





