Indef sebut Peningkatan Ekspor dan Investasi Sebagai Kunci Indonesia Jadi Negara Maju
:
0
EmitenNews.com -Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti mengatakan peningkatan nilai ekspor dan investasi menjadi kunci Indonesia terlepas dari jebakan negara berpendapatan menengah sehingga menjadi negara maju.
"Meningkatkan nilai ekspor dilakukan dengan mengolah ekspor komoditas mentah menjadi ekspor produk jadi," kata Esther di Jakarta, Jumat.
Selain meningkatkan ekspor produk yang punya nilai tambah dan mendorong lebih banyak investasi masuk ke Indonesia, Esther menuturkan pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas pendidikan untuk menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang akan membawa kemajuan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
Menurut dia, ekspor Indonesia masih berbasis komoditas. Oleh karenanya, Indonesia harus melakukan pergeseran dari ekspor barang mentah menjadi produk jadi dan bernilai tambah.
Potensi ekspansi ekspor Indonesia untuk produk bernilai tambah tinggi perlu dioptimalisasi melalui hilirisasi komoditas berbasis sumber daya alam yang didukung oleh investasi di sektor tersebut.
Strategi untuk mewujudkan hal tersebut antara lain memastikan rantai pasok (supply chain) lengkap dari bahan baku sampai dengan industri produsen barang jadi tersedia di Indonesia termasuk industri pendukungnya.
Infrastruktur pendukung kawasan industri juga harus disediakan seperti listrik, air, energi dan jalan, perumahan, hingga sekolah untuk keluarga para karyawan pabrik.
Selanjutnya, regulasi harus konsisten, tidak berbelit serta jelas untuk mendukung kelangsungan semua industri itu.
Related News
2027, DSI Awasi Ekspor Batu Bara, Eksportir Tidak Kehilangan Kendali
Antam (ANTM) Ambil Alih Tambang Emas 3.500 Hektare Kristalin di Nabire
Utang Pemerintah Capai Rp10.326 Triliun, Terbesar SBN Rp8.962T
Bertambah 3, Kini 8 Negara Penempatan Relaksasi Aturan DHE SDA
Meski Lewat DSI, Mendag Pastikan Prosedur Ekspor tidak Berubah
Ekspor Satu Pintu Melalui DAI, Mari Dengar Permintaan Gapki





