EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 80,93 poin, atau sekitar 3,37 persen, pada Jumat (11/11/2022), menjadi 2.483,16.
Volume perdagangan mencapai 748 juta saham senilai 13,7 triliun won atau sekitar US$10,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 785 berbanding 108.
Angka indeks melambung mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu meredanya laju inflasi Amerika Serikat. Indeks harga konsumen AS bertumbuh lebih lambat dari ekspektasi pada Oktober, membuat para investor meyakini bahwa Federal Reserve akan membatasi pengetatan kebijakan moneternya.
Investor institusi dan asing masing-masing meraup saham senilai 991 miliar won dan 690 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 1,66 triliun won.
Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 4,14 persen dan 4,94 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melonjak 1,47 persen.
Saham perusahaan operator portal internet Naver meroket 9,94 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem menanjak 6,04 persen.
Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 59,1 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.318,4 won per dolar AS.
Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melambung 5,33 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 194 poin, atau sekitar 2,79 persen, menjadi 7.158. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia.
Related News
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Lompat 1,22 Persen ke Level 8.031
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
BTN Mantapkan Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'





