EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 4,19 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Rabu (26/4/2023), menjadi 2.484,83. Angka indeks telah turun lima sesi beruntun.
Volume perdagangan mencapai 1,01 miliar saham senilai 12,24 triliun won atau sekitar US$9,16 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 548 berbanding 318.
Indeks Kospi turun mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.
Angka indeks melemah dipicu indikasi melambatnya pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal pertama tahun ini. Volatilitas diperkirakan berlanjut, namun pergerakan turun akan terbatas karena merosotnya harga berbagai saham yang telah berlangsung membuat para investor melakukan pembelian.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 98,29 miliar won dan 147,82 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 220,94 miliar won.
Related News
82 Persen Anggaran ESDM 2027 untuk Program Pro Rakyat, Apa Saja?
Sinyal Bangkitnya IHSG, Analis Sebut 2 Faktor Ini Sebagai Penentu
AS-Iran Bawa Kembali Indeks Kospi ke Level di Atas 8.700
Yang Perlu Kamu Tahu Soal IPO JELI, Cek Selengkapnya!
Pemerintah Beri Fasilitas ini Untuk Pacu Industri Pengolah Susu
BTN Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM, Simak ini Tujuannya





