Indeks Menuju Resistance 6880, Analis Rekomendasikan AKRA, UNVR, MDKA dan BMRI
:
0
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan as expected, hari ini diperkirakan juga masih melaju menuju Resistance pertama : MA10 di sekitar angka 6880-6900.
Menurut Head Of Research NH Korindo Sekuritas Liza C. Suryanata, beberapa katalis yang perlu diperhatikan adalah angka Inflasi AS bulan November yang tumbuh di bawah perkiraan menumbuhkan harapan bahwa THE FED akan benar-benar mengerem laju kenaikan suku bunga menjadi cukup 50bps saja pada FOMC Meeting yang keputusannya akan kita ketahui malam nanti / dini hari esok.
Dengan demikian perang atas inflasi ini tampaknya berhasil dimenangkan tanpa harus mengorbankan pertumbuhan ekonomi terlalu parah (soft-landing). Seperti diketahui, tingkat suku bunga yang terus menanjak akan menimbulkan beban keuangan yang semakin tinggi buat para perusahaan.
Secara teknikal, penutupan DJI kemarin malam justru terlihat agak kurang meyakinkan karena atret setelah menyentuh area Resistance dari level previous High 34587-34600 ; dan malah membuat candle serupa Shooting Star. WAlaupun posisi masih relative aman di atas Support MA10 & MA20 (33900) ; hal ini tak pelak lagi Kembali memunculkan kewaspadaan apakah hasil Inflasi Nov. dan keputusan FOMC Meeting (apapun itu) telah priced-in di market ; dan tidak memberikan booster yang cukup signifikan untuk sebuah Santa Claus Rally.
“Well, apapun alasan fundamental di belakangnya, we believe market is always right, jadi strategi beli bertahap masih paling tepat untuk disarankan pada saat sekarang ini. Being conservative, target IHSG akhir tahun pun terpaksa kami kurangi menjadi 7000-7100 menimbang optimalisasi hari trading yang tinggal setengah bulan lagi,” ungkap Liza.
Related News
Asyik! Emiten Ini Bakal Cum Date Dividen Awal Mei, Cek Jadwalnya
DSSA, CMNP, dan MEGA Ramaikan Saham Top Losers Pekan Ini
Telisik! Barisan Saham Top Gainers dalam Sepekan
IHSG Susut 2,42 Persen, Kapitalisasi Pasar Sisa Rp12.382 Triliun
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya





