IDXINDUST

 0.23%

IDXINFRA

 0.60%

MNC36

 -0.62%

IDXCYCLIC

 -0.74%

IDXSMC-LIQ

 -0.41%

IDXHEALTH

 -0.47%

IDXTRANS

 -0.77%

IDXENERGY

 -0.59%

IDXMESBUMN

 -1.31%

IDXQ30

 -0.58%

IDXFINANCE

 -0.60%

INFOBANK15

 -0.56%

I-GRADE

 -0.75%

COMPOSITE

 -0.50%

IDXTECHNO

 -1.48%

IDXV30

 0.04%

ESGQKEHATI

 -0.66%

IDXNONCYC

 -0.44%

Investor33

 -0.64%

IDXSMC-COM

 -0.31%

IDXESGL

 -0.63%

IDXBASIC

 -1.38%

DBX

 -0.29%

IDX30

 -0.62%

IDXG30

 -0.69%

KOMPAS100

 -0.66%

ESGSKEHATI

 -0.73%

PEFINDO25

 -1.31%

MBX

 -0.54%

BISNIS-27

 -0.90%

ISSI

 -0.73%

IDXPROPERT

 1.21%

LQ45

 -0.62%

IDXBUMN20

 -0.78%

IDXHIDIV20

 -0.51%

JII

 -1.32%

IDX80

 -0.64%

JII70

 -0.99%

SRI-KEHATI

 -0.60%

SMinfra18

 -0.08%

mark dynamics indonesia
victoria sekuritas

Indeks Rebound Terbatas, Cermati 4 Saham Big Cap ini

08/06/2022, 08:40 WIB

Indeks Rebound Terbatas, Cermati 4 Saham Big Cap ini

EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan rebound terbatas. Investor dapat mencermati saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Timah Tbk (TINS). 

 

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks terlihat dalam trend bullish, selama di atas 6.932 maka berpeluang untuk rebound terbatas dan closing di atas 5 day MA (7.143). Sedangkan Indikator MACD netral, Stochastic overbought & weak buy power.

 

“Selama di atas 6.930, berpeluang menuju (sebelumnya target 6.888 7.209 gap tercapai) next 7.234/7.355. Range breakout berada di 6.932 - 7.234,” ujar Andri dalam riset nya, Rabu (8/6).

 

Adapun level resistance pada perdagangan hari ini berada di posisi 7.192/7.234/7.286/7.355, sementara level support berada di 7.124/7.092/7.056/7.015 dengan perkiraan range 7.090 - 7.200.

 

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra menyampaikan, Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,80%, sementara S&P 500 menguat 0,95%, begitu juga dengan indeks Nasdaq yang mencatat kenaikan sebesar 0,94%.

 

“Salah satu sektor yang mengalami penguatan adalah sektor energi seiring dengan kenaikan harga minyak yang hampir mencapai USD120 per barel. Adapun penguatan bursa didukung oleh penurunan yield treasury 10 tahun AS yang kembali berada di bawah 3%,” jelas Maxi. 

 

Seiring dengan kondisi tersebut, investor dapat mencermati saham BMRI dengan rekomendasi buy 8.200-8.300 target 8.500/8.650 stop loss di bawah 8.000. Kemudian saham ADMR dengan rekomendasi buy 2.240-2.280 target 2.350/2.430 stop loss di bawah 2.150/2.050.

 

Investor juga dapat mencermati saham PGAS dengan rekomendasi buy 1.760-1.770 target 1.820/1.830 stop loss di bawah 1.700. Sementara saham TINS direkomendasikan untuk trading buy dengan target 2.000/2.030 stop loss di bawah 1.875.


Author: Rizki