Ini Penilaian Pefindo Terkait Peringkat Garuda (GIAA)
:
0
Salah satu pesawat milik GIAA.
EmitenNews.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) mendapat peringkat idBBB dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Penilaian ini mencerminkan peran strategis Garuda bagi Pemerintah Indonesia, posisi bisnis yang kuat, serta jaringan rute yang luas dan terintegrasi.
Namun, PEFINDO juga menyoroti sejumlah tantangan yang menahan peringkat Garuda, termasuk profil keuangan yang lemah, persaingan industri yang ketat, serta eksposur terhadap volatilitas industri penerbangan global yang sangat siklikal.
"Prospek stabil mencerminkan ekspektasi bahwa Garuda akan tetap mendapatkan dukungan pemerintah dan mampu mempertahankan posisi bisnis serta arus kas operasi yang stabil dalam jangka menengah," tulis PEFINDO dalam laporannya, Kamis (18/7).
Peringkat Garuda berpotensi dinaikkan jika terjadi perbaikan berkelanjutan dalam yield, pengurangan utang, serta penguatan arus kas dan leverage. Sebaliknya, penurunan peringkat bisa terjadi bila jumlah penumpang turun signifikan, biaya operasional membengkak, atau jika dukungan pemerintah terhadap perseroan mulai melemah.
Sebagai maskapai nasional, Garuda Indonesia berdiri sejak 1949 dan saat ini mengoperasikan dua layanan utama: Garuda Indonesia (full service) dan Citilink Indonesia (low-cost carrier). Bisnis perawatan pesawat dijalankan oleh anak usaha PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI).
Per 31 Maret 2025, komposisi pemegang saham GIAA terdiri dari Pemerintah Indonesia sebesar 64,5% melalui PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), PT CT Corpora 8%, serta publik. Pemerintah juga memegang satu lembar saham istimewa (Dwiwarna) sebagai pengendali utama.
Related News
Grup Salim Ungkap Latar dan Fakta Buyback Rp1,5 Triliun
Ribuan Investor Cabut, Emiten RANS Beber Kerja Sama dengan D’MASIV
LTLS Perkuat Bisnis Food Ingredients via Pengembangan FiberCreme
Laba Menukik, Agoes Projosasmito Makin Intens Jala Saham BRMS
RANS Buka Suara Soal Tur Asia D’MASIV, Begini Klarifikasinya
Laba & Saham Naik Brutal, Emiten ini Berujung Pembekuan, dan HSC





