Investment Banking Topang 23% Pendapatan, Reliance Sekuritas (RELI) Tak Bagi Dividen
:
0
jajaran manajemen reliance sekuritas Tbk (RELI) dalam agenda RUPST yang di selenggarakan di Jakarta. Foto/Istimewa
EmitenNews.com—PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di kantor pusat RELI pada Rabu 29 Juni 2022. RUPST dihadiri oleh seluruh komisaris, direksi beserta mayoritas pemegang saham.
Sesuai dengan pengumuman pemanggilan para pemegang saham, dalam RUPST kali ini RELI membahas beberapa mata acara yang menjadi agenda rapat, yaitu:
- Persetujuan Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021;
- Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021;
- Penunjukan Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit buku-buku Perseroan untuk tahun buku 2022 dan penetapan honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan penunjukan tersebut;
- Penetapan besarnya gaji/honorarium, tantiem/bonus dan/atau tunjangan lain bagi anggota Direksi dan penetapan besarnya gaji/honorarium, tantiem/bonus dan/atau tunjangan lain bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan;
- Persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perseroan;
Beberapa poin yang menarik menjadi pembahasan dalam RUPST kali ini yaitu mengenai persetujuan dan pengesahan mengenai laporan keuangan tahun 2021, dan keputusan pemegang saham yang menyetujui hasil keuntungan sebesar Rp 20,9 miliar menjadi laba ditahan. Hasil keuntungan RELI di tahun 2021 tanpa memperhitungkan komponen keuntungan atas penjualan anak usaha di tahun 2020, maka terjadi peningkatan laba bersih sebesar 274%.
Related News
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus
Laba 9 Bulan SMMA Turun 23,88 Persen, Sahamnya Naik 41,55 Persen YTD
Ikut Arahan Danantara, PTBA Bubarkan Bisnis Properti
Hasnur Shipping (HAIS) Kemas Pendapatan Rp221M di Kuartal III 2026
Investasi Perdana Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Nyaris Rp1M





