IPO Dulu, Masalah Kemudian: Ada Apa dengan Pengawasan OJK dan BEI?
Ilustrasi foto: Canva.com
Tanggung jawab regulator tidak hanya diukur dari ketegasan penindakan, tetapi juga dari kemampuan mencegah risiko sejak awal. Tanpa evaluasi menyeluruh dan perbaikan sistemik, kasus serupa berpotensi terulang, dan kepercayaan publik akan terus diuji. Dalam konteks ini, yang dibutuhkan pasar bukan sekadar klarifikasi, melainkan komitmen nyata untuk memperkuat pengawasan demi perlindungan investor dan integritas pasar modal Indonesia.
Related News
Pembekuan Izin Underwriter: Alarm Keras bagi Tata Kelola Pasar Modal
Danantara Masuk Bursa, BPJS Tambah Porsi Saham: Akhir Era Dana Asing?
Seruan Serok Saham di Tengah Krisis: Logika vs Realitas Investor Ritel
Apakah Mundurnya Pejabat BEI dan OJK Sudah Menjawab Respons Publik?
Eksodus OJK dan Pertaruhan Integritas: Harga Sebuah Kepercayaan
Seni Mengelola Risiko Transformasi SDM BUMN





