Ironi Bupati Bandung Barat Tersangka Korupsi Bansos Covid-19
:
0
EmitenNews.com - Hati Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terluka. Kang Emil bersedih bukan main, mengetahui Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna menjadi tersangka KPK dalam kasus korupsi bansos Covid-19. Ironisnya lagi karena saat penggeledahan kantor dan kediaman anak buahnya itu, ia bersama Ketua KPK Firli Bahuri tengah berkegiatan di Bandung Barat. Ia pun sudah mengingatkan kepala daerah agar tak terjebak konflik kepentingan.
"Saya sedih dan prihatin karena beberapa minggu lalu, saya ingat ada acara KPK di Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Hotel Mason Pine. Sudah diingatkan terkait praktik yang harus dijauhi, yang beririsan dengan konflik kepentingan. Kedua, kasusnya terkait bansos, menurut saya sedikit melukai hati kami yang sedang berjuang membereskan Covid-19," kata mantan Wali Kota Bandung yang karib disapa Kang Emil itu, di Bandung, Jumat (2/3/2021) malam.
Meski begitu arsitek lulusan ITB Bandung ini, tak ingin mencampuri perkara tersebut. Ia hanya berharap agar masyarakat tetap kondusif. Kepada ASN dan masyarakat di KBB, ia meminta agar tetap tenang. Sistem politik pemerintahan di Indonesia sudah ada backup sehingga tidak mengurangi pelayanan publik, dan pengambilan keputusan. Posisi Aa Umbara, sesuai aturan akan digantikan pelaksana tugas (Plt) yakni Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan. "Ya, biasanya itu Plt, wakil tidak bisa definitif sebelum ada keputusan. Jadi, kita harus ada asas praduga tak bersalah ya."
KPK menetapkan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19. Sang bupati diduga menerima sejumlah fee dari proyek tersebut. Lembaga antirasuah itu juga menjerat pemilik PT Jagat Dirgantara dan CV Sentral Sayuran Garden City Lembang, M. Totoh Gunawan dan seorang wiraswasta, Andri Wibawa, yang tak lain adalah anak kandung Aa Umbara.
"KPK meningkatkan perkara ini ke penyidikan dan menetapkan tersangka AUS, Bupati Bandung Barat 2018-2023, AW swasta, MTG pemilik PT JDG dan CV SSGC," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.
Related News
Warga Penuhi SPBU Antre BBM Usai Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu
Temui PM Wong, Pramono Buka Ruang Investasi Singapura di Jakarta
Bahlil Sebut Rp22,4T Anggaran ESDM 2027 untuk Rakyat, Ini Prioritasnya
Global Bond Perdana Diborong AS, Danantara Pede Bidik Tenor 30 Tahun
BUMN Perkebunan Ini Belajar Ternak Ayam Untuk Pasok MBG
Terjadi Jual Beli Audit BPK, ICW Beberkan Bukti Sejak Kasus Achsanul





