Izin Pemodal, DGNS Private Placement 125 Juta Lembar
:
0
Petugas medis Diagnos Laboratorium kala menyambut pengunjung. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Diagnos Laboratorium (DGNS) menawarkan private placement 125 juta lembar. Pengeluaran saham baru itu, dibalut dengan nilai nominal Rp25. Penerbitan saham anyar tersebut setara maksimal 10 persen dari jumlah seluruh saham ditempatkan, dan disetor penuh perseroan.
Tindakan korporasi itu, sebagai bagian dari upaya penguatan struktur permodalan, dan peningkatan fleksibilitas keuangan perusahaan. Maklum, seiring dengan pertumbuhan kegiatan usaha, perseroan memerlukan struktur modal lebih kuat, dan sehat guna menjaga stabilitas keuangan.
Selain itu, juga untuk meningkatkan kapasitas pendanaan, dan memperbaiki rasio keuangan yang relevan. Penguatan struktur modal itu, diharap dapat meningkatkan daya tahan perseroan terhadap dinamika industri, dan mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan.
Melalui langkah itu, perseroan bertujuan untuk memperkuat fondasi keuangan perusahaan sekaligus memastikan tersedianya sumber daya yang memadai. Itu penting untuk mendukung pertumbuhan, dan peningkatan nilai jangka panjang bagi pemegang saham atau pemangku kepentingan.
Seluruh dana hasil private placement, setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk pengembangan usaha dalam bentuk modal kerja, penambahan outlet, pembelian saham dan/atau aset, dan/atau penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan dengan kegiatan usaha grup perseroan.
Private placement akan dilakukan dalam tempo dua tahun setelah mendapat restu investor. Izin akan diminta dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 6 April 2026. Peserta rapat harus tercatat sebagai pemegang saham pada Kamis, 12 Maret 2026. (*)
Related News
Pendapatan Naik, PYFA Pangkas Rugi Hingga 99,4 Persen Per Juni 2026
TPIA Jelaskan Penurunan Laba, H1-2025 Didorong Keuntungan Sekali Saja
Sales Rp65T, Core Profit INDF Naik meski Laba Bersih Tertekan Kurs
Naik 6,8 Persen, Bank Neo (BBYB) Cetak Laba Bersih Rp294,85 Miliar
Terus Ciptakan Nilai Tambah, SBMA Perkuat Transformasi Keberlanjutan
Akselerasi Transformasi TLKM 30, Raih Pendapatan Konsolidasi Rp75,9T





