EmitenNews.com - Menjadi pelatih baru Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), 57,  mendapat tugas: membawa tim Macan Kemayoran menjuarai Liga Indonesia 1. Bekas coach timnas Indonesia itu, menerima tantangan itu setelah ditunjuk menjadi pelatih Persija selama tiga tahun ke depan.

Seperti kita tahu, ambisi Persija Jakarta untuk menjuarai musim laga ini di bawah pelatih Mauricio Souza, harus kandas. Mereka hanya mampu finis di tempat ketiga di bawah sang juara Persib Bandung dan runner-up Borneo FC.

"Target saya pastinya ingin dapat prestasi yang baik, dan berusaha semaksimal mungkin agar bisa para fans Persija Jakarta ingin melihat atau menonton kembali permainan Persija Jakarta," kata STY dalam jumpa pers resmi perkenalannya di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6/2026).

SYT mengatakan dengan menjadi satu bersama para pemain, mungkin saja bisa di posisi yang terbaik di Indonesia.

Kita tahu STY, yang pernah menjadi pelatih timnas Indonesia selama lima tahun, mengatakan waktunya selama melatih tim Garuda dan tinggal di Jakarta selama itu, menjadi faktor terkuatnya menerima pinangan Macan Kemayoran.

Dengan melatih melatih timnas Indonesia selama 5 tahun, STY mengaku sangat mengenal stadion Jakarta, GBK dan JIS. “Jadi saya paling kenal mungkin dengan tim Persija. Saya merasakan juga tim Persija Jakarta itu tim terbaik di Indonesia."

STY mengakui banyak tim yang bagus di Super League Indonesia, selain Persija Jakarta. Seperti Persib, Borneo, Bali United, PSM Makassar. 

“Tetapi dengan adanya meeting dengan pihak Persija, jadi ingin menantang di Super League Indonesia, mau itu secara prestasi, sistem, dan ingin membantu juga, dan ingin mengembangkan lebih lagi untuk perkembangan sepak bola Indonesia," kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Persija Mohamad Prapanca cukup optimistis STY akan memenuhi target besar Macan Kemayoran, yang terakhir menjadi juara pada tahun 2018.

Keyakinan ini didasarkan karena pelatih asal Korea Selatan itu akan melatih tim Persija yang berisi nama-nama yang pernah dilatihnya selama di timnas Indonesia. Di antaranya, sang kapten Rizky Ridho, lalu Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, hingga Rayhan Hannan.