Jatuh Tempo, Pefindo Tegaskan Rating Obligasi Summarecon Agung (SMRA) idA+
EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idA+ surat utang Summarecon Agung (SMRA). Obligasi berkelanjutan III Tahap II Seri A itu, senilai Rp500 miliar. Surat utang itu, akan jatuh tempo pada 15 Oktober 2022.
Summarecon Agung akan melunasi obligasi itu menggunakan kas internal. Per 31 Maret 2022, kas internal tercatat sebesar Rp3,5 triliun. Ditambah dana dari hasil penerbitan obligasi berkelanjutan IV Summarecon Agung Tahap I pada Juli 2022.
Efek utang berperingkat idA mengindikasikan kemampuan obligor memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dibanding sejenis kuat. Meski begitu, kemampuan obligor mungkin akan mudah terpengaruh perubahan buruk keadaan, dan kondisi ekonomi, dibanding efek utang dengan peringkat lebih tinggi.
Summarecon Agung bergerak bidang properti dengan klasifikasi tiga divisi. Pengembangan properti, properti investasi, serta leisure dan hospitality. Proyek properti utama berlokasi di Kelapa Gading, Serpong, Bekasi, Bandung, Karawang, Makassar, dan Bogor.
Per 31 Maret 2022, pemegang saham perusahaan terdiri dari PT Semarop Agung 33,83 persen, Liliawati Rahardjo 1,40 persen, Harto Djojo Nagaria 0,13 persen, dan lain-lain termasuk publik 64,64 persen. (*)
Related News
Komisaris Indospring (INDS) Tampung Beli 100 Ribu Saham Kala Harga ARB
Gugatan PKPU Sudah Dicabut, TAMU Pastikan Operasional Aman
Tembus Rp1,47T, Laba Astra Agro (AALI) Melonjak 28,25 Persen di 2025
OJK Bongkar Kasus Transaksi Semu Saham IMPC 2016, Ini Kronologisnya
Bos NTBK Jual Berturut 50 Juta Saham, Total Nilai Rp4,6 Miliar
Dalam Proses Akuisisi, Pengendali DPUM Diam-Diam Jual 25 Juta Saham





