EmitenNews.com - Jumlah pucuk pimpinan perempuan di 200 perusahaan tercatat dengan kapitalisasi pasar tertinggi di BEI (IDX200) masih sangat minim. Dalam empat tahun terakhir CEO perempuan di IDX200 hanya bertambah tiga orang menjadi 11 di tahun 2025 atau kalau dirata-ratakan hanya bertambah tidak sampai satu orang per tahunnya.

Tidak heran bila Direktur BOI Research Services Indonesia Dian Irawati menyebut hal tersebut sebagai sebuah keprihatinan. Dian menguraikan tren, kesenjangan sektoral, serta peluang pengembangan yang teridentifikasi dari analisis data laporan perusahaan IDX200 selama empat tahun terakhir.

"Dari 8 menjadi 11 CEO perempuan dalam empat tahun — angka ini mungkin terlihat seperti sebuah kemajuan. Tapi bagi kami, ini justru mengkhawatirkan. Kita berbicara tentang 200 emiten terbesar di Indonesia, dan hanya bertambah 3 orang dalam empat tahun," ungkap Dian Irawati.

Senin (15/6/2026), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Indonesia Business Coalition for Women Empowerment (IBCWE) menyelenggarakan peluncuran temuan awal Census on Women in Executive Leadership Team (ELT) in IDX200 Companies (2022–2025) di Main Hall BEI, Jakarta.

Dengan mengusung tema “From Disclosure to Impact: Advancing Women's Leadership in IDX200 Companies" acara ini mempertemukan lebih dari 200 pemimpin perusahaan, regulator, dan pembuat kebijakan untuk memaparkan pentingnya kesetaraan gender dalam kepemimpinan korporasi sebagai bagian dari agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) yang lebih luas.

Census on Women in ELT in IDX200 Companies merupakan upaya penelitian berbasis data yang menganalisis laporan tahunan dan keberlanjutan dari 200 perusahaan tercatat dengan kapitalisasi pasar tertinggi di BEI selama periode 2022 hingga 2025.

Stagnan

Temuan awal dari data sensus mengungkap gambaran yang memerlukan perhatian bersama. Dari total 1.094 anggota Executive Leadership Team (ELT) yang tercatat di IDX200 pada 2025, hanya 164 anggota ELT atau sekitar 15 persen yang merupakan perempuan.

Besaran angka tersebut cenderung serupa dengan anggota ELT pada 2022, dengan keterwakilan perempuan di ELT tercatat sebanyak 159 dari 1.059 anggota ELT.

Adapun pada level tertinggi kepemimpinan, pada 2025 hanya 11 dari IDX200 Companies yang dipimpin oleh CEO perempuan, sama dengan tahun 2022, setelah sempat turun menjadi 10 perusahaan pada 2023 dan 2024.