Kantongi Restu, FOLK Bersiap Private Placement 394,81 Juta Lembar
:
0
Pengurus Multi Garam menilik dari dekat pergerakan perdana saham di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Multi Garam Utama (FOLK) tengah merancang private placement 394.814.146 helai alias 394,81 juta lembar. Penerbitan saham baru tersebut dibalut dengan nilai nominal Rp20. Pengeluaran saham anyar itu, maksimum 10 persen dari jumlah saham disetor dan ditempatkan perseroan.
Dan, rencana tersebut telah mendapat lampu hijau dari para investor. Dalam rapat umum pemegang saham luar biasa Jumat, 12 Desember 2025 lalu, para pemodal memberi suara mutlak 100 persen dengan tingkat kehadiran 71,431 persen. Berdasar skenario, dana hasil private placement untuk sejumlah keperluan.
Yaitu, pengembangan usaha melalui investasi yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perseroan atau entitas usaha ke depan. Lalu, untuk kebutuhan modal kerja, dan kegiatan umum usaha perseroan atau entitas usaha alias general corporate purposes.
Pelaksanaan private placcement untuk memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan termasuk pemegang saham publik. Tindakan itu, sangat penting dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan, dan meningkatkan posisi keuangan perseroan. Perseroan berharap mendapat alternatif sumber pendanaan untuk kepentingan bisnis/kegiatan usaha dan/atau anak usaha.
Setelah private placement beres, jumlah aset akan meningkat sebesar 8,86 persen, dan jumlah ekuitas juga akan menanjak 10,04 persen dari dana pelaksanaan private placement. Kemudian, pemegang saham perseroan tidak berpartisipasi dalam aksi itu, akan terkena risiko penurunan (dilusi) kepemilikan saham maksimal 9,09 persen. (*)
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





