EmitenNews.com - Pyridam Farma (PYFA) mengantongi restu mencaplok Probiotec Limited. Itu setelah investor memberi dukungan mutlak 99,99 persen suara alias 313,10 juta pemilik suara. Akuisisi Probiotec itu, akan dituntaskan melalui anak usaha perseroan yaitu PYFA Australia Pty Ltd (PAPL). 

Akuisisi Probiotec bernilai tidak kurang dari Rp2,58 triliun. Nilai transaksi akuisisi Probiotec itu setara AUD251,32 juta. Itu dengan kurs tengah Bank Indonesia per 21 Maret 2024 senilai Rp10.267 per dolar Australia. Perseroan berencana menggunakan sumber pendanaan dari perbankan untuk menutupi sisa dari nilai pengambilalihan Probiotec. 

Apabila nilai pembiayaan itu, masih belum cukup untuk memenuhi sisa nilai pengambilalihan Probiotec, perseroan akan membiayai sisanya dengan menggunakan kas internal dan/atau pembiayaan dari lembaga non-bank. Sebelumnya, Pyfa menggodok right issue Rp1,07 triliun. Itu dengan melepas maksimal 10.701.600.000 helai alias 10,7 miliar eksemplar bernilai nominal Rp100. Penerbitan saham anyar setara 95,24 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan itu, dibalut harga pelaksanaan Rp100.

Right issue itu, ditawarkan dengan rasio 1:20. Artinya, setiap pemegang satu saham lawas dengan nama tercatat sebagai pemegang saham pada 23 April 2024 2024, berhak 20 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Di mana, setiap satu HMETD berhak menebus satu saham baru. 

Rejuve Global Investment Pte. Ltd (RGI) pemegang saham utama sekaligus pemegang saham pengendali perseroan dengan kepemilikan 40,48 persen atau 216.582.206 saham, dan memiliki hak untuk memperoleh 4.331.644.120 HMETD telah menyatakan akan melaksanakan seluruh haknya.

Apabila saham baru tidak seluruh dieksekusi, akan dijatahkan secara proporsional kepada pemegang saham yang meminta penambahan saham. Kalau setelah alokasi masih ada sisa saham, pembeli siaga akan membeli total maksimal 5.668.355.880 sisa saham yang tidak diambil bagian tersebut. Berdasar akta perjanjian, bertindak sebagai pembeli siaga Rejuve Global Investment Pte. Ltd.

Saat bersamaan, perseroan juga menerbitkan maksimal 178.360.000 waran seri I atau 33,33 persen dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh kala pernyataan pendaftaran right issue. Setiap 60 saham baru hasil pelaksanaan right issue melekat satu waran seri I bagi pemegang HMETD. Setiap pemegang satu waran seri I berhak membeli satu saham sesuai harga pelaksanaan waran seri I Rp800. Dana waran seluruhnya berjumlah Rp142,68 miliar. 

Dana diperoleh dari hasil pelaksanaan right issue setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dalam mendukung pengembangan usaha. Begitu pun dengan dana hasil pelaksanaan waran Seri I, seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan.

Tepatnya, untuk setoran modal ke anak usaha yaitu PYFA Australia Pty Ltd (PAPL). Dana itu, kemudian oleh PAPL digunakan untuk melakukan ekspansi, dan investasi usaha, yaitu melalui rencana pengambilalihan perusahaan yaitu Probiotec Limited, suatu perusahaan didirikan berdasar hukum Negara Australia.

Probiotec bergerak bidang usaha farmasi dan pengemasan atas berbagai produk farmasi yang butuh resep atau dapat dijual bebas (OTC), obat pelengkap, produk kesehatan konsumen, dan barang konsumsi cepat saji di Australia serta bidang usaha lainnya yang berkaitan.