Kerek Likuiditas, Grup Lippo (MLPT) Stock Split 1:25
:
0
Suasana rapat internal karyawan Multipolar Technology. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Multipolar Technology (MLPT) akan menggandakan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:25. So, nilai nominal saham emiten teknologi Grup Lippo tersebut akan menjadi Rp4 per lembar dari skema lawas Rp100 per helai. Selain itu, jumlah saham beredar akan meluber menjadi 46,87 miliar lembar dari sebelumnya 1,87 miliar helai.
Aksi itu dilakukan untuk mendongkrak likuiditas perdagangan saham, dan memperluas akses investor ritel di pasar modal. Rencana korporasi itu, akan pentaskan setelah mendapat izin invvestor melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 29 Juni 2026.
Jaring Investor Ritel
MLPT menyebut stock split dilakukan dengan tujuan meningkatkan likuiditas perdagangan saham, dan menjadikan harga saham lebih terjangkau bagi para investor ritel. Hajatan stock split tidak akan mengubah nilai ekonomi maupun hak kepemilikan pemegang saham karena penyesuaian dilakukan secara proporsional.\
Selain itu, MLPT menilai stock split diharap mampu membantu pengendalian volatilitas saham, menarik investor baru, dan meningkatkan daya saing di pasar modal. Saat ini tidak memiliki efek bersifat ekuitas selain saham dapat dikonversi menjadi saham, sehingga aksi stock split tidak berdampak pada instrumen lain.
Dongkrak Free Float
Pemegang saham berhak terlibat dalam rapat akbar nanti, harus terdaftar sebagai pemegang saham dengan nama tercatat pada 4 Juni 2026. Kalau mendapat restu, MLPT akan mengajukan pencatatan saham tambahan hasil stock split ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juli 2026. Perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi pada 29 Juli 2026.
MLPT berharap stock split bisa mendorong peningkatan jumlah pemegang saham. Maklum, akhir April 2026, jumlah investor MLPT bertambah 667 pihak menjadi 2.630 pihak dari sebelumnya 1.963 pihak. Saham beredar alias free float 8,79 persen. Free float itu, menciut dari akhir Maret 2026 sebesar 9,09 persen.
Saham Tertekan
Sepanjang perdagangan kemarin, saham MLPT melorot 6,11 persen alias 1.250 poin menjadi Rp19.225 dari perdagangan sebelumnya Rp20.475. Enam bulan terakhir, saham MLPT terpangkas 53.925 poin setara 73,72 persen dari edisi 24 November 2025 di kisaran Rp73.150 per lembar.
Related News
LFLO Pastikan Bagi Dividen Tunai, Ini Besarannya
ASLC Jadwal Dividen Minimalis, Cum Date 29 Mei
NELY Tabur Dividen 57,07 Persen Laba, Cum Date 2 Juni 2026
Aset Gede, Emiten Hary Tanoe (BHIT) Private Placement 8,6 Miliar Helai
PPGL Jadwal Dividen Rp39,5 per Lembar dengan Yield 22,19 Persen
Aset Gendut, INET Jadwal Dividen dari Laba 2025





