Kinerja Solid, MBAP Efisiensi, dan Genjot Nonbatu Bara
:
0
(Kiri-Kanan) : Direktur Dani Prastiadi (batik Hitam-merah), CFO Yulius Leonardo (Batik Merah), CEO Khoirudin (Batik putih-hijau), Direktur Helmy Paramaditya (batik cokelat), Meliana Gunawa-Legal and Corporate Secretary Mitrabara Adiperdana usai paparan publik. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Mitrabara Adiperdana (MBAP) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja positif. Capaian itu di tengah dinamika industri batu bara global, tekanan harga komoditas, dan tantangan operasional memengaruhi sektor pertambangan secara umum.
MBAP mencatat pendapatan USD164,87 juta dengan laba bersih USD1,37 juta sepanjang tahun 2025. Nah, di tengah kondisi pasar menantang, MBAP tetap menjaga fundamental keuangan sehat dengan posisi kas kuat, tingkat leverage terjaga, fokus efisiensi operasional, dan optimalisasi biaya.
MBAP juga terus memperkuat tata kelola perusahaan, kepatuhan terhadap regulasi, implementasi prinsip keberlanjutan kegiatan operasional, dan bisnis. Sepanjang 2025, MBAP melanjutkan transformasi bisnis melalui penguatan portofolio usaha sektor energi terbarukan, infrastruktur, dan agroindustri sebagai bagian dari strategi diversifikasi jangka panjang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan bisnis lebih berkelanjutan sekaligus menangkap peluang pertumbuhan baru di luar bisnis batu bara termal. Memasuki 2026, MBAP memandang prospek usaha secara positif dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
Fokus strategis diarahkan pada peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi kinerja anak usaha, pengembangan bisnis non-coal, dan penguatan sinergi antar-lini usaha. MBAP juga melihat peluang pertumbuhan dari lonjakan perhatian terhadap transisi energi, pengembangan energi surya, dan kebutuhan akan praktik bisnis lebih berkelanjutan. (*)
Related News
RAJA Stock Split 1:5, Saham Nominal Baru Diperdagangkan Mulai 16 Juli
Usai IPO, RANS Ingin Gelar 16 Parade Konser Bak Coachella?
Anak Pendiri PAM Group Mundur Dari Kursi Komisaris BSBK
MEDC Siap Eksplor Pengeboran 4 Sumur, Gelontor USD54,5 Juta di Q2 2026
BEI Telisik Invasi Jantung EXCL, ini Penjelasan DSSA
TINS Serap Dana Rp45,91 Miliar, Tengok ini Hasil Eksplorasinya





