Kompak! Pengendali dan Komisaris Buang Saham CYBR
:
0
Manajemen CYBR dan Direktur BEI, ketika mencatatkan sahamnya di BEI
EmitenNews.com - PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) menyampaikan bahwa Andri Hutama Putra selaku Komisaris dan INV Management Pte. Ltd. selaku Pemegang saham Pengendali telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 23 dan 24 Januari 2025.
Doni Mora Direktur CYBR dalam keterangan tertulisnya Kamis (30/1) menyampaikan bahwa Andri Hutama menjual saham CYBR sebanyak 100.000 lembar harga Rp422 per saham.
Sebelumnya Andri Hutama Putra juga pernah menjual saham CYBR sebanyak 500.000 lembar saham diharga Rp350 per saham pada tanggal 20 Desember 2024.
Sedangkan INV Management Pte. Ltd. menjual saham CYBR sebanyak 2,94 juta lembar di harga Rp416 hingga Rp428 per lembar.
Sebelumnya INV Management Pte. Ltd selaku pemegang Pengendali PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) pada tanggal 22 Januari 2025 menjual sebanyak 1.150.000 lembar saham di harga Rp412-Rp422 per saham.
INV Management Pte. Ltd juga pernah menjual sebanyak 35.138.600 lembar saham di harga Rp325 per saham pada tanggal 10 Desember 2024.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi lainnya dengan kepemilikan saham langsung." tuturnya.
Pasca transaksi maka kepemilikan saham Andri Hutama Putra di CYBR berkurang menjadi 37 juta lembar saham atau setara dengan 0,574%, dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 37,1 juta lembar saham atau setara dengan 0,575%.
Sedangkan kepemilikan saham INV Management Pte. Ltd. di CYBR berkurang menjadi 3.007.435.597 lembar saham atau setara dengan 46,63%, dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 3.010.935.597 lembar saham atau setara dengan 46,684%.
Pada perdagangan hari ini Jumat (31/1) saham CYBR stagnan di harga Rp488 per lembar.
Related News
Kuartal I 2026, MEDC Raup Laba USD67 Juta, Melejit 291 Persen
SCMA Catat Laba Rp307,63 Miliar, Melejit 100 Persen Kuartal I 2026
Kinerja URBN Tertekan, Rugi Membengkak ke Rp174 Miliar
Pantau! Ini Sederet Keputusan Penting Investor Untuk CBUT
Pyridam Farma (PYFA) Raih Restu Aksi Korporasi dari Pemegang Saham
Dalam Pemulihan Industri Domestik, Laba Emiten Semen Ini Naik 111%





