Konsolidasi IHSG Berlanjut, Buntuti Saham ICBP, ARTO, dan INDY
ilustrasi papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia. Dok/EmitenNews
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menguji MA50 di kisaran 6.940, sebelum akhirnya menyudahi perdagangan Rabu, 26 Juni 2024 di kisaran pivot 6.900. IHSG Kembali membentuk pola upper shadow panjang dari pergerakan tersebut.
Stochastic RSI berada di overbought area mengindikasikan kondisi rawan profit taking atau konsolidatif pada IHSG untuk beberapa waktu ke depan. "IHSG diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan rentang 6.830-6.960 di Kamis (27/6)," tulis Research Phintraco Sekuritas.
Pasar mengantisipasi dua data penting dari AS, yaitu hasil stress test sektor perbankan dan realisasi pertumbuhan ekonomi 1Q24. Ekonomi AS diperkirakan tumbuh lebih lambat di 1Q24 disbanding 4Q23. Hasil stress test kemungkinan akan berpengaruh besar terhadap pandangan pasar atas arah kebijakan moneter the Fed.
Jika data ekonomi besok (27/6) dirasa kurang, Jumat (28/6) merupakan hari yang sibuk dengan rilis sejumlah data ekonomi penting terutama di AS, Jerman dan Inggris.
Kondisi ini yang memperbesar keyakinan bahwa pasar di Indonesia mungkin bersikap wait and see di sisa pekan ini. Top picks di Kamis (27/6) meliputi BFIN, HRUM, ARTO, ICBP dan INDY.
Related News
IHSG Gaspol di Pembukaan 2026, Langsung Cetak Rekor Tertinggi Baru
IHSG Semringah di Sesi I Awal 2026, Menkeu Proyeksikan Bakal 10.000!
3,8 Juta Tiket KA Terjual Selama Periode Nataru
Pulihkan Sumatra, PINTU Bagikan Starlink untuk Konektivitas Darurat
Penyaluran Pupuk Bersubsidi Langsung Tancap di Awal 2026
Menkeu Purbaya Optimis! Sebut IHSG Bisa Tembus 10.000 di 2026





