Konsumsi Rumah Tangga Sumbang Hingga 51,47 Persen Terhadap PDB Indonesia
:
0
EmitenNews.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengungkapkan, konsumsi rumah tangga merupakan salah satu faktor pendorong tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan kontribusi mencapai 51,47 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan bertumbuh 5,51 persen.
Mendag menilai para peritel, baik yang berdiri sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan memiliki kontribusi penting dalam mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga.
“Kami berharap acara Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) ini dapat mendorong pelaku UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia untuk menambah kreativitas dan kualitas pada produknya sehingga dapat berkembang dan menyerbu pasar internasional," katanya saat membuka "HBDI 2022" di Gedung Sarinah Jakarta, Senin (15/8).
Turut hadir pada acara ini Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah dan Direktur Utama PT Sarinah Fetty Kwartati selaku Ketua Panitia HBDI.
Zulhas mengajak masyarakat luas untuk turut serta meramaikan HBDI 2022 yang berlangsung pada 15—28 Agustus 2022. Menurutnya kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menarik minat konsumen untuk berbelanja sehingga dapat meningkatkan omzet peritel dan menggairahkan sektor perdagangan.
"Kami berharap acara ini dapat mengakselerasi momentum untuk memajukan perekonomian nasional dengan melibatkan banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan mendukung program Bangga Buatan Indonesia dengan belanja produk Indonesia," kata Mendag.
Zulhas mengungkapkan, saat ini ekonomi Indonesia tumbuh positif sebesar 5,44 persen secara tahunan pada kuartal II 2022. Kinerja ekonomi ini lebih tinggi dibanding sebelum pandemi. Indikator lain juga menunjukkan optimisme, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang terus berada di level 100 pada April—Juni 2022 dan Indeks Penjualan Riil (IPR) yang juga tumbuh positif secara tahunan.
“Hal ini menandakan pemulihan ekonomi yang berlangsung sejak triwulan II 2021 terus berlanjut dan semakin menguat,” tandasnya.
Pada pembukaan tersebut, Mendag Zulkifli Hasan menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Hippindo dan Malaysia Retail Chain Association (MRCA) mengenai inisiasi pembentukan ASEAN Retail and Tenant Union. Inisiasi ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia, regional, dan global.
Sementara itu, Budihardjo berharap di masa depan semakin banyak merek lokal yang memberikan diskon, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri. Hal ini menjadi kebanggaan peritel sebagai lokomotif pemulihan ekonomi dari sektor konsumsi.(fj)
Related News
Kinerja Menggembirakan, Laba Maybank (BNII) Meningkat 21,2 Persen
Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
Pemerintah Miliki Utang ke Pupuk Indonesia, Naik Jadi Rp21 Triliun
Harga Pertamax Resmi Turun, Tapi Minimalis, Cek Daftarnya Terbarunya
Calon Gubernur BI Masih Digodok, Begini Syarat Wajib dari Prabowo
Soal Putusan The Fed, Indodax Nilai Respon Pasar Kripto Relatif Stabil





