Koreksi Terbatas, IHSG Edari Level 7.970
:
0
Petugas kebersihan tampak menyisir teras bursa efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 2,66 persen menjadi 8.016. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Oleh karena itu, indeks akan enderung mengalami koreksi terbatas untuk menguji 7.945-7.984, dan berpeluang kembali menguat ke 8.437-8.638.
Sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 3 Februari 2026, indeks akan menyusuri area support 7.970-7.861, dan resistance 8.170-8.306. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk menyerap sejumlah saham unggulan berikut sebagai bahan investasi.
Yaitu, Hartadinata (HRTA) speculative buy Rp3.030-3.180 per saham dengan target Rp3.500-3.660 per helai, dan stop loss Rp2.940 per lembar. XLSmart (EXCL) buy on weakness Rp2.870-2.910 per lembar dengan proyeksi Rp3.250-3.490, dan stop loss Rp2.780 per lembar.
J Resources Asia (PSAB) buy on weakness Rp545-565 per saham dengan proyeksi Rp600-635 per lembar, dan stop loss Rp525 per eksemplar. Sementara itu, Bank Mandiri (BMRI) sell on strength di level Rp5.175-5.225 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Sesi I (22/4) Melorot Tipis 0,2 Persen ke 7.544
Kenaikan Harga Bahan Baku Berbasis Energi Tekan Industri TPT
Bersamaan Stop Impor Solar, 1 Juli Biodiesel B50 Digunakan Nasional
IHSG Dibuka Melemah ke 7.528, Tertekan Sentimen MSCI & Saham Big Caps
Wall Street Anjlok, IHSG Potensial Rebound
IHSG Melemah, Asing Jual BBRI, BUMI, hingga BRMS





