Kuasai 40 Persen Pasar DUNIA, ini 5 Produk Unggulan Mark Dynamics (MARK)
:
0
EmitenNews.com — PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) terus menjaga konsistensi atas Penerapan Tata Kelola yaitu dengan memperhatikan Prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi Transparansi, Akuntabilitas, Pertanggungjawaban, Kemandirian dan Kewajaran. Dalam pelaksanaan GCG, perseroan memiliki perhatian khusus yakni, terjaganya konsistensi kinerja.
Secara kumulatif hasil kinerja Perseroan telah mencapai target pertumbuhan yang positif sesuai dengan yang telah ditetapkan di awal tahun 2021, walaupun menghadapi sejumlah tantangan. Hal ini juga dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dunia dan makro Indonesia, serta dampak Pandemi COVID-19 yang mulai terkendali dengan kecenderungan menurun. “Untuk proyeksi kinerja sampai akhir tahun 2021 melampaui target yang telah ditetapkan, yaitu penjualan meningkat 111,08% dibanding tahun 2020 yaitu menjadi sekitar Rp 1,143 triliun dan kenaikan laba bersih sebesar 171,9% atau sekitar Rp392 miliar,” ujar manajemen MARK dalam laporan tahunan yang disampaikan kepada BEI.
Secara keseluruhan terdapat perlambatan pertumbuhan ekonomi makro Indonesia pada tahun 2021 dan pada tahun 2020 akibat dampak penyebaran virus Covid-19. Meski demikian perekonomian Indonesia masih terkendali. Perseroan memprediksi Wabah COVID-19 masih akan terjadi di tahun 2022, meski bisa jadi berangsur mengalami penurunan kasus pasca kebijakan vaksinasi di sejumlah daerah di Indonesia.
Dengan naiknya permintaan pasar dan guna memenuhi permintaan yang selalu meningkat tersebut, Perseroan berupaya untuk meningkatkan kapasitas produksinya dengan adanya operasional pabrik baru kedua di Desa Dalu, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara dengan kapasitas produksi mencapai 2 juta pcs/ bulan pada akhir tahun 2021.
Produk andalan Mark Dynamics 5 yaitu Examination Former yang merupakan cetakan sarung tangan keramik yang digunakan untuk memproduksi sarung tangan berbahan latex maupun nitril.
Related News
Cilacap Samudera (ASHA) Lego Aset Kapal 500 GT Rp5,9 Miliar
Balikpapan Superblock Jadi Andalan, BSBK Bidik Trafik dan Hunian Naik
BBKP Kucurkan Rp400M ke Sektor FMCG, Perkuat Ekspansi Kredit Wholesale
Penjualan Naik, Laba Garuda (BOLT) Melonjak 36,26 Persen pada Q1-2026
Pendapatan STAA Melonjak 49,4 Persen di Q1-2026, Laba Justru Monoton
7 Emiten Cum Date di Awal Pekan (27/4), Tengok Detailnya





