Kunjungan Turis China Meningkat, Masih di Bawah Malaysia dan Australia
:
0
Sepanjang kuartal pertama tahun 2026, turis China mencapai 357.740 kunjungan, meningkat 25,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. dok. Detik.
EmitenNews.com - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara asal China ke Indonesia meningkat. Sepanjang kuartal pertama tahun 2026 mencapai 357.740 kunjungan, meningkat 25,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Mayoritas turis asal China masuk ke Indonesia melalui Jakarta dan Bali. Terbesar masih turis Malaysia, disusul Australia.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono di Jakarta, Senin (4/5/2026) mengungkapkan jumlah kunjungan wisman pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan. Terjadi peningkatan 10,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia mencatat dengan realisasi tersebut, China berkontribusi 10,4 persen dari total kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia yang mencapai 3,4 juta kunjungan pada Q1 tahun ini. Itu menunjukkan China sebagai negara terbesar ketiga setelah Malaysia dan Australia, yang menjadikan Indonesia sebagai tujuan wisata favorit.
Kementerian Pariwisata menghadirkan paviliun Indonesia dalam ajang Macau International Travel (Industry) Expo (MITE) 2026, mempromosikan beragam destinasi wisata populer, seperti Bali, Labuan Bajo, hingga Bromo. Dalam pameran yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Indonesia tercatat memperoleh lebih dari 100 penjajakan bisnis dari calon mitra, sebagian besar agen perjalanan asal China.
Memang, China sejak lama telah menjadi salah satu penyumbang terbesar kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Namun, di tengah eskalasi konflik di Timur Tengah yang menghambat perjalanan wisatawan dari negara-negara Eropa ke Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyiapkan strategi untuk menarik lebih banyak wisatawan dari kawasan Asia dan Oseania, termasuk China.
Strategi ini didukung oleh ketersediaan lebih banyak rute penerbangan langsung yang tidak perlu melewati wilayah konflik.
Tren Perjalanan Wisatawan Nasional ke China Juga Menunjukkan Tren Peningkatan
Tren perjalanan wisatawan nasional ke China juga menunjukkan tren peningkatan. Data terbaru menunjukkan bahwa dari total 793,1 ribu perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri pada Maret 2026, sebanyak 10,7 persen di antaranya ke China. Persentase tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya 5,46 persen, menempatkan China sebagai negara tujuan teratas setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura.
Sementara itu, majalah perjalanan terkemuka China "Travel+Leisure", menyematkan predikat Indonesia negara tujuan destinasi utama, sedangkan Bali meraih penghargaan wilayah pariwisata favorit. Penghargaan bergengsi itu diberikan dalam perhelatan 19th China Travel Awards yang berlangsung di Shanghai.
Konsul Jenderal Republik Indonesia di Shanghai, Berlianto Situngkir, dalam keterangannya yang dikutip Senin (4/5/2026), menyebutkan penghargaan itu merupakan bentuk validasi bahwa produk pariwisata Indonesia mampu bersaing di level tertinggi. Tahun lalu juga Bali terpilih sebagai destinasi top pada penghargaan yang sama.
Related News
Tanggapi Presiden, Bagi UMKM Kemudahan Akses Pembiayaan Lebih Utama
Tunggu Hasil Audit Proses Restitusi dari BPKP, Purbaya Kejar WP Nakal
Kabar Baik, SKK Migas Temukan Potensi 13 Sumur Migas Baru di Kutai
Bagai Langit dan Bumi, Outlook Vietnam dan RI Berdasarkan Moody's
2025 Laba Bersih IIF Tumbuh 51 Persen, 2026 Diversifikasi Sumber Dana
Permintaan Pascalebaran Normal, Inflasi April Melandai ke 0,13 Persen





