EmitenNews.com - PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) mencatat lonjakan laba bersih di tengah penyusutan pendapatan sepanjang 2025.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025, laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai USD29,56 juta, naik 29,74 persen year on year (yoy) dari USD22,78 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Melihat top line, pendapatan usaha justru terpantau susut 22,28 persen yoy menjadi USD1,43 miliar dari sebelumnya USD1,84 miliar. Penurunan diimbangi oleh manuver efisiensi beban pokok pendapatan yang turun 27,17 persen yoy menjadi USD1,26 miliar dari USD1,73 miliar.

Senada dengan itu, laba kotor melonjak 45,90 persen yoy menjadi USD166,48 juta dari USD114,10 juta. Kinerja operasional juga mencuat, tecermin dari laba usaha yang terangkat naik 64,43 persen yoy menjadi USD131,25 juta dari USD79,82 juta.

Sementara itu, laba sebelum pajak (EBITDA) tercatat naik 24,89 persen yoy menjadi USD112,55 juta dibandingkan USD90,11 juta pada tahun sebelumnya.

Lalu neraca total aset emiten Garibaldi ‘Boy’ Thohir Cs. itu tumbuh 8,75 persen yoy menjadi USD3,73 miliar dari USD3,43 miliar. Liabilitas terkerek 27,78 persen yoy menjadi USD1,38 miliar dari USD1,08 miliar, sedangkan ekuitas relatif stabil di kisaran USD2,34 miliar.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Selasa (31/3) saham MBMA tercatat menguat 2,21 persen naik 20 poin di level/posisi Rp700.(*)