EmitenNews.com - PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) emiten ritel milik Djoko Susanto meraup pendapatan neto sebesar Rp126,73 triliun hingga 31 Desember 2025, bertambah 7,2 persen year on year (yoy) dari Rp118,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Seiring naiknya revenue atau pendapatan, beban pokok pendapatan ikut bergerak naik menjadi Rp98,98 triliun, atau bertambah 6,59 persen yoy dari Rp92,86 triliun. Laba bruto tercatat Rp27,75 triliun, meningkat 9,43 persen yoy dari Rp25,36 triliun.

Pada level operasional, laba usaha mencapai Rp4,56 triliun, menguat 12,04 persen yoy dibandingkan Rp4,07 triliun. Laba sebelum pajak (EBITDA) juga tertakar di posisi Rp4,38 triliun, atau naik 9,23 persen yoy dari Rp4,01 triliun.

Adapun laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk berada di Rp3,41 triliun, bertambah 8,60 persen yoy dari Rp3,14 triliun.

Melihat neracanya, total aset AMRT mencapai Rp42,57 triliun, bertumbuh 9,74 persen yoy dari Rp38,79 triliun. Liabilitas berada di Rp23,19 triliun, bertambah 9,91 persen yoy dari Rp21,10 triliun, sementara ekuitas tercatat Rp19,38 triliun, meningkat 9,55 persen yoy dari Rp17,69 triliun.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (27/3) saham AMRT tercatat ditutup menurun 0,34 persen atau turun 5 poin ke level Rp1.455.