LABS Catat Pertumbuhan Laba Bersih 350 Persen
:
0
Pengurus LABS kala mengikuti seremoni pencatatan perdana saham perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - UBC Medical Indonesia (LABS) menyudahi 2025 dengan kinerja positif. Perseroan mencatat pertumbuhan pendapatan 35 persen menjadi Rp199 miliar dari edisi sama tahun sebbelumnya Rp147,6 miliar. Pertumbuhan itu, didorong peningkatan aktivitas penjualan, dan ekspansi bisnis sektor distribusi alat kesehatan.
Lonjakan kinerja laba terutama ditopang sukses implementasi berbagai inisiatif efisiensi operasional secara konsisten. Itu tercermin dari peningkatan laba usaha menjadi Rp21,5 miliar dibanding tahun sebelumnya Rp9,8 miliar. Laba bersih tahun berjalan melonjak lebih dari 350 persen menjadi Rp13,5 miliar, meningkat lebih empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya Rp2,95 miliar.
Nah, dari sisi posisi keuangan, total aset perseroan meningkat menjadi Rp228 miliar, dibanding tahun sebelumnya Rp203,5 miliar. Sementara itu, total ekuitas juga meningkat menjadi Rp152,5 miliar, mencerminkan penguatan struktur permodalan perseroan, dan akumulasi laba ditahan. Selain itu, arus kas dari aktivitas operasi menunjukkan kinerja positif dengan mencatat arus kas Rp22,9 miliar, mencerminkan kualitas pendapatan, dan pengelolaan modal kerja efektif.
Direktur Utama Perseroan, F.X Yoshua Raintjung, menyampaikan pencapaian tersebut merupakan hasil dari fokus perseroan dalam meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jaringan distribusi, dan menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.
Perseroan optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan melalui inovasi produk, ekspansi pasar, penguatan kemitraan strategis, dan pengelolaan keuangan prudent. “Kinerja positif menunjukkan komitmen kami dalam menciptakan pertumbuhan berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





