Lanjut! Pentolan GoTo Gojek Serok 160,33 Juta Saham GOTO Rp2 per Eksemplar
:
0
EmitenNews.com - Pablo Malay makin rajin mengoleksi saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO). Kali ini, sang direktur menyerok 160.336.085 helai alias 160,33 juta eksemplar. Transaksi akumulasi saham perseroan itu, terjadi pada harga pelaksanaan Rp2.
Aksi pembelian pria berkewarganegaraan Australia itu, telah dituntaskan pada Jumat, 1 September 2023. Nah, dengan skema harga pembelian Rp2 per helai, Pablo hanya cukup merogoh dana sekitar Rp320,67 juta. Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Pablo terus menggemuk.
Tepatnya, saat ini terkumpul sebanyak 181.375.217 helai alias 181,37 juta lembar. Porsi kepemilikan saham sebesar itu, setara dengan 0,02 persen. Bertambah sekitar 0,01 persen dari sebelum transaksi dengan donasi sekitar 21,03 juta eksemplar atau selevel dengan 0,01 persen.
Sebagaimana telah diungkapkan dalam prospektus penawaran umum saham perdana perseroan, transaksi tersebut sebagai bagian dari program opsi saham karyawan dan konsultan. GoTo Peopleverse Fund (GPF), merupakan salah satu pemegang saham perseroan, memberikan opsi saham kepada karyawan, mantan karyawan, anggota direksi, dan dewan komisaris termasuk kepada Pablo Malay sebagai anggota direksi perseroan.
Di mana, opsi saham tersebut memberikan hak kepada setiap pemegang opsi, untuk memiliki saham perseroan yang dimiliki, dan dikelola oleh GPF. Selanjutnya, dengan tujuan untuk memiliki saham perseroan dan investasi, Pablo Malay telah melaksanakan opsi saham yang dimiliki tersebut dengan cara memberikan pemberitahuan kepada GPF, dan membayar harga pelaksanaan kepada GPF. (*)
Related News
Pakai Jet Garuda Kembali Buka Penerbangan Komersial di Bandara Bandung
Timeline 3 Proyek Smelter Vale (INCO) Mundur, Ada Eksplor Tambang Baru
Santer Rumor! Saham BYAN ARA–Market Cap Salip Emiten Prajogo (BREN)
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
Top 10 Sell Foreign Sepekan, TPIA Milik Prajogo Paling Banyak Dilepas!
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!





