EmitenNews.com - Hino Finance masih punya jatah penerbitan obligasi. Nilainya Rp2,5 triliun.

Itu merupakan sisa dari target Rp3 triliun dalam hajatan obligasi berkelanjutan I 2025 Hino Finance.

Dengan sisa yang masih banyak, Hino Finance pun melanjutkan penerbitan obligasi tersebut. Kali ini melalui obligasi berkelanjutan I tahap II Rp800 miliar.

Kepastian itu tertuang dalam pengumuma Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Kamis (29/1).

Dalam pengumuman itu, Hino Finance membagi obligasi Rp800 miliar itu melalui tiga seri. Di antaranya, seri A Rp313 miliar berbunga 4,75% akan jatuh tempo pada 21 Februari 2027. Kemudian seri B Rp255,5 miliar berbunga 5,75% jatuh tempo pada 11 Februari 2029.

Sementara seri C Rp232 miliar berbunga 6,15% jatuh tempo pada 11 Februari 2031.

Dalam hajatan ini, Hino Finance menunjuk CIMB Niaga Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas, Indo Premier Sekuritas, dan Aldiracita Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi.

Adapun Hino Finance akan memulai masa penawaran umum pada 4-6 Februari 2026 dengan jadwal pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI)pada 12 Februari 2026. (*)