EmitenNews.com - Pyridam Farma (PYFA) bakal menjajakan right issue 5,7 miliar lembar. Penerbitan saham anyar tersebut dibalut nilai nominal Rp100. Aksi korporasi tersebut akan dipentaskan setalah mendapat izin dari para pemegang saham.

Saat bersamaan, perseroan berencana menerbitkan waran. Jumlah waran akan beredar, dan diterbitkan perseroan maksimal sebesar 35 persen dari jumlah saham telah ditempatkan, dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya, seluruhnya akan digunakan untuk akuisisi, dan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dalam mendukung pengembangan usaha, termasuk namun tidak terbatas pada modal kerja, belanja modal, kebutuhan pendanaan lain berhubungan kegiatan operasional, struktur permodalan, dan pengembangan usaha lainnya.

Penambahan modal dari hasil right issue akan memperkuat struktur, dan kekuatan permodalan. Selain itu, pelaksanaan right issue akan meningkatkan kemampuan dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan. Peningkatan modal dalam jangka panjang diharap meningkatkan daya saing usaha, dan peningkatan hasil nilai investasi bagi pemegang saham.

Tindakan korporasi itu, akan dilakukan setelah mendapat izin dari para investor. Nah, untuk mendapat restu pemodal itu, perseroan akan menggeber rapat umum pemegang saham luar biasa pada 22 April 2026. Peserta berhak ikut rapat harus tercatat sebagai pemegang saham pada 30 Maret 2026. (*)