Lebih Cepat, Kebakaran Kilang Balongan Diharapkan Padam Malam Ini
:
0
EmitenNews - Perkembangan terbaru terkait terbakarnya kilang Pertamina di Balongan melegakan. Sore ini kobaran api yang melalap areal kilang sudah mengecil, dan diharapkan malam ini si jago merah sudah berhasil dipadamkan.
Isyarat itu disampaikan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, saat meninjau langsung penanganan ke lokasi terbakarnya kilang milik Pertamina (Persero) RU VI Balongan di Indramayu.
Beberapa jam sebelumnya Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina, Mulyono saat mendampingi Nicke dalam jumpa pers memperkirakan butuh waktu empat hingga lima hari ke depan untuk memadamkan kebakaran di unit pengolah bahan bakar minyak (BBM) tersebut.
"Sambil menunggu pemadaman kira-kira mungkin 4-5 hari mudah-mudahan bisa normal. Kehilangan produksi yang tidak bisa disuplai 400 ribu barel, nanti disuplai dari kilang Cilacap yang bisa dinaikkan produksinya menjadi 300 ribu barel dan PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) 500 ribu barel," kata Mulyono.
Tapi setelah menyaksikan perkembangan terakhir, Nicke meyakini proses pemadaman bisa berlangsung lebih cepat.
"Insya Allah kalau tadi teman-teman lihat sendiri, kita lihat apinya sudah jauh mengecil. Jadi kita optimis bisa kita selesaikan (malam ini)," katanya.
Untuk itu pihaknya berencana memperkuat usaha pemadaman dengan menyemprotkan air dari laut terdekat. "Kita nanti akan mengambil air dari air laut pakai pompa untuk fire handling system," jelas Nicke.
Terkait penyebab kebakaran di tangki T-301 yang kemudian melebar ke areal sekitarnya, pihaknya masih melakukan investigasi.(*)
Related News
Pemerintah Batasi Outsourcing Hanya 6 Bidang, di Luar Itu Terlarang
May Day di DPR Senayan, Cek Lima Tuntutan Aksi Massa Buruh GEBRAK
Bunga Kredit Himbara 5 Persen, Demikian Titah Presiden Untuk Rakyat
Aplikator Wajib Manut, Porsi Pendapatan Ojol Minimal 92 Persen!
Progres 59 Persen, Bendungan Bagong PTPP Didorong Rampung Lebih Cepat
Banyak Mobil Pecah Ban Mendadak di KM 17 Jagorawi, JSMR Minta Maaf





