Lewat Digitalisasi, Holding Ultra Mikro BRI Group Jadikan Layanan Keuangan Lebih Efisien
Direktur Utama BRI Sunarso (tengah), bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo (kiri). dok. BRI.
Penguatan Peran Holding UMi
Untuk penguatan ekosistem Holding UMi dilakukan melalui penerapan customer journey yang terintegrasi. Selain itu, percepatan inklusi keuangan melalui optimalisasi outlet co-location, AgenBRILink, serta tenaga pemasar Holding UMi.
Selanjutnya, peningkatan sinergi sebagai bentuk upaya efisiensi dalam mengurangi operational cost dan operational risk. Penguatan core business Holding UMi juga dilakukan melalui product alignment dalam rangka penyediaan layanan keuangan yang komprehensif. Terkahir, termasuk penguatan Brigade Madani melalui implementasi culture activation program yang terintegrasi.
“BRI memiliki journey pemberdayaan dan peningkatan kapabilitas nasabah UMi, yakni dengan tiga tahap empower, integrate, dan upgrade,” ujar Sunarso.
Pertama, empower dilakukan oleh PNM dengan cara memberdayakan usaha kelompok masyarakat prasejahtera agar dapat menjadi wirausaha yang mandiri.
Kemudian kedua, integrate seiring dengan perkembangan usaha, kebutuhan pendanaan tambahan dapat dilayani oleh BRI, seperti KUR Mikro, dan Pegadaian juga bisa melayani untuk produk gadai.
Ketiga, yakni upgrade untuk ultra mikro yang sudah naik kelas ke segmen mikro. Mereka dapat dilayani oleh BRI melalui produk Kupedes. ***
Related News
Topline Ngebut, Bottomline Tersendat, Laba 2025 ERAL Menciut 16 Persen
Laba PWON Naik Dua Digit di 2025, Pendapatan Bunga Tembus Rp603 Miliar
Penjualan MDLA Nyaris Flat di 2025, Laba Justru Naik 13,69 Persen
KB Bank Pertahankan Peringkat Tertinggi AA(idn) dari Fitch Ratings
Melesat Dua Digit! ERAA Raup Penjualan Rp76,6T di 2025, Laba Rp1,19T
BUMI Bukukan Laba USD81,01 Juta, Melonjak 20,07 Persen di 2025





