EmitenNews.com -  Kinerja keuangan PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatat dinamika menarik sepanjang 2025, di mana pertumbuhan laba melaju lebih kencang dobel dijit dibandingkan penjualan yang cenderung landai.

Berdasarkan laporan keuangan MDLA hingga 31 Desember 2025, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp392,26 miliar dari Rp345,03 miliar, atau tumbuh 13,69 persen secara year on year (yoy).

Sementara itu, penjualan hanya bertambah tipis 2,27 persen yoy menjadi Rp14,89 triliun dari Rp14,56 triliun. Meski demikian, perbaikan tetap terlihat di level profitabilitas, tercermin dari laba bruto yang naik 4,38 persen yoy menjadi Rp1,43 triliun dari Rp1,37 triliun.

Di level operasional, laba usaha terkontraksi 6,63 persen yoy menjadi Rp497,26 miliar dari Rp466,32 miliar. Laba sebelum pajak (EBITDA) juga menguat 12,28 persen yoy menjadi Rp513,26 miliar dari Rp457,14 miliar, menjaga momentum pertumbuhan hingga ke baris laba bersih.

Melihat sisi neraca, total aset emiten kesehatan ini tumbuh 15,03 persen yoy menjadi Rp6,58 triliun dari Rp5,72 triliun. Liabilitas justru turun tipis 1,42 persen yoy menjadi Rp3,47 triliun dari Rp3,52 triliun, sementara ekuitas melonjak signifikan 59,09 persen yoy menjadi sekitar Rp3,1 triliun dari Rp2,2 triliun.

Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Senin (30/3) saham MDLA tercatat menurun 1,89 persen turun 4 poin di level/posisi Rp208.