Likuiditas Perbankan Terjaga, BI: Pertumbuhan Kredit Tahun Ini Bisa Capai 11 Persen
:
0
EmitenNews.com—Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan kredit tahun ini di kisaran 9 - 11% secara tahunan (year on year/yoy) seiring tetap terjaganya kecukupan likuiditas perbankan yang tetap terjaga.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan perkiraan pertumbuhan kredit ini ditopang oleh rasio kecukupan modal Capital Adequacy Ratio / CAR) yang tetap tinggi. Hingga Mei 2022 posisi CAR sebesar 24,67%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan / NPL) tetap terjaga, yakni 3,04% (bruto) dan 0,85% (neto).
Pada Juni 2022, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 9,13% (yoy). Sementara intermediasi perbankan melanjutkan perbaikan dengan pertumbuhan kredit sebesar 10,66% (yoy).
"Bank Indonesia terus mendorong perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor prioritas dan inklusif, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, otoritas lainnya dan dunia usaha," kata Perry dalam keterangannya, Kamis (21/7).
Dijelaskan Perry, kinerja intermediasi membaik terutama pada kredit produktif yaitu kredit modal kerja dan kredit investasi, serta pada sebagian besar sektor ekonomi. Dari sisi penawaran, standar penyaluran kredit perbankan tetap longgar, terutama di sektor Industri, perdagangan dan pertanian seiring dengan membaiknya persepsi risiko kredit.
Related News
Kasus LNG, Hakim Ungkap Ada Eks Dirut Pertamina di Balik Rugi Rp1,77T
APPRI Rilis Survei PR 2026, Industri Masuk Fase Transisi Strategis
Kasus Pengadaan LNG, Vonis 4,6 Tahun Untuk Eks Direktur Pertamina Ini
Indonesia Masih Tujuan Favorit Wisatawan, Turis Malaysia Mendominasi
Tabrakan Maut Kereta, Polda Jaya Periksa Pihak Taksi Green SM Besok
Politikus PDIP Ini Anggap Negara Tak Perhatikan Buruh, Cek Alasannya





