Likuiditas Tidak Memadai, Fitch Turunkan Peringkat APLN Menjadi Restricted Default
Pertimbangan Parental Linkage: Kami tidak lagi menerapkan Kriteria Peringkat Parent and Subsidiary Linkage (PSL) kami untuk menilai hubungan antara APLN dan induk mayoritasnya, PT Indofica, sebuah perusahaan swasta yang dikendalikan oleh CEO Agung Podomoro Group. Peringkat APLN didorong oleh penawaran tender dan concurrent consent solicitation yang merupakan DDE.
RINGKASAN DERIVASI
Peringkat IDR Jangka Panjang APLN di 'C' dan peringkat 'C' pada senior unsecured notes mencerminkan penawaran tender yang diumumkan perusahaan atas surat utang tanpa jaminan yang beredar. Fitch yakin penawaran tender tersebut merupakan DDE.
ASUMSI KUNCI
Asumsi Utama Fitch Dalam Kasus Peringkat Kami untuk Emiten:
- Prapenjualan konsolidasi sebesar Rp1,5 triliun pada tahun 2023 dan Rp1,5 triliun pada tahun 2024 (masing-masing dapat diatribusikan: Rp1,2 triliun dan Rp1,2 triliun);
- margin EBITDA sekitar 28% pada tahun 2023 dan 2024;
- Arus kas keluar untuk konstruksi sebesar Rp1,7 triliun pada tahun 2023;
- Belanja modal atas aset tetap dan properti investasi sebesar Rp200 miliar pada tahun 2023 dan 2024;
- Arus kas bebas negatif konsolidasi sekitar Rp130 ??miliar di tahun 2023 dan Rp320 miliar di tahun 2024.
Related News
Laba Naik, Pendapatan 2025 Emiten Alkes (OMED) Tembus Rp2,06 Triliun
Investasi Perdana, Bos BRMS Timbun 1,35 Juta Saham Senilai Rp1,03M
MedcoEnergi Pastikan Bayar Obligasi Rp150 Miliar, Dana Sudah Disiapkan
Garuda Indonesia (GIAA) Masih Catat Rugi di Sepanjang 2025
Ditopang Grup AMRT Cs, Laba BLOG Melaju 29,1 Persen Meski EPS Tergerus
Melonjak 36 Persen, Laba Grup Djarum (SUPR) Sentuh Rp1,32 Triliun





