Listing Besok, IPO Multivision Plus (RAAM) Oversubscribed 88,01 Kali
:
0
EmitenNews.com -Perusahaan yang bergerak di bidang perfilman terkemuka di Indonesia, PT Tripar Multivision Plus telah secara resmi menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 929,200,000 saham atau total senilai 15% dari jumlah modal ditempatkan.
Perusahaan dengan kode emiten RAAM ini melantai di BEI dengan tujuan meningkatkan modal untuk ekspansi bisnis dan memperkuat posisinya di industri perfilman, PT Tripar Multivision Plus Tbk memutuskan untuk menawarkan saham dalam penawaran umum perdana (IPO) dengan harga Rp 234 per lembar saham dengan menggandeng UOB Kay Hian Sekuritas dan Sucor Sekuritas selaku penjamin emisi efek.
Sejalan dengan hal tersebut, Whora Anita Ragunath, Direktur Utama Perseroan menjelaskan, “Langkah perusahaan masuk Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui IPO adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas pendanaan perusahaan serta tata kelola yang lebih baik lagi dan kami optimis dengan prospek bisnis perfilman yang dijalankan oleh Perseroan”.
Selain itu Komisaris Utama dan Founder PT Tripar Multivision Plus Tbk mengungkapkan “Kami sangat senang dapat mengambil langkah maju ini, saya merasa ini adalah langkah paling tepat agar dapat meningkatkan kontribusi kami dalam ekosistem perfilman Indonesia, sekiranya langkah kami ini dapat memberikan sumbangsih dalam stabilitas MVP dan tujuan utama kami agar eksistensi kami dapat terus berlangsung”.
Berdasarkan data yang dihimpun, RAAM berhasil mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 88,01 kali dari total jatah pooling. “Saya sangat senang dengan animo investor yang besar untuk industri perfilman khususnya Multivision Plus. Saya berharap dengan suksesnya RAAM melantai di bursa dapat meningkatkan semangat para pelaku di dunia entertainment, serta meningkatkan animo masyarakat untuk berinvestasi di pasar saham di kala pasar sedang lesu” Ungkap Bernadus Wijaya, CEO Sucor Sekuritas.
Related News
Kantongi Laba, MTMH Tetapkan Bagi Dividen Tunai
GLVA Ketok Dividen, Pemegang Saham Dapat Segini
IHSG Labil Jelang Review MSCI 18 Juni, Skenarionya Begini
Menkes dan Direksi BTN Guide Runner Pelari Disabilitas BTN Jakim 2026
Dugaan Margin Call Menguat Usai RLCO Jeblok 72 Persen dari ATH
Saham Melesat Ratusan Persen Ini Langsung ARB Usai Buka Suspensi





