Mandala Finance (MFIN) Dapat Restu Ganti Komisaris dan Direksi
:
0
EmitenNews.com - Pemegang saham PT Mandala Finance Tbk (MFIN), telah menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisioner perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 13 Februari lalu.
Perubahan ini diharapkan akan diberlakukan setelah penyelesaian proses pengambilalihan saham MFIN oleh MUFG Bank, Ltd dan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), yang telah mendapatkan persetujuan dari RUPSLB.
Meskipun saat ini proses akuisisi masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perubahan pertama yang diumumkan adalah terkait jabatan komisaris utama. Alex Hendrawan akan digantikan oleh Niko Kurniawan Bonggowarsito.
Pemegang saham telah menyetujui pengunduran diri Alex dari jabatannya, yang akan efektif setelah penyelesaian rencana akuisisi oleh MUFG Bank dan Adira Finance.
“Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas jasa dan sumbangsih Alex Hendrawan selama ini, dengan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya atas tindakan pengawasan kepada perseroan,” tulis Mandala Finance dalam keterbukaan informasi dikutip Jumat (16/2).
Pemegang saham mengangkat Niko sebagai komisaris utama dan Danny Hendarko sebagai direktur, yang berlaku efektif jika dan sejak dilakukannya penyelesaian atas rencana pengambilalihan Mandala Finance oleh MUFG Bank dan Adira Finance.
Selain itu, pemegang saham juga mengangkat Takanori Mizuni sebagai komisaris perseroan yang akan berlaku efektif sejak memperoleh persetujuan tentang hasil penilaian kemampuan dan kepatutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Adapun susunan anggota direksi dan dewan komisaris yang telah disetujui RUPSLB dan berlaku efektif setelah proses akuisis selesai adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris:
Komisaris Utama: Niko Kurniawan Bonggowarsito.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





