Marak Penyalahgunaan Whip Pink, BNN Ajak Rumuskan Regulasi Ketat
Badan Narkotika Nasional (BNN) menyoroti penjualan bebas peredaran gas dinitrous oxide (N20) atau Whip Pink di kalangan remaja. Zat yang biasanya dipakai untuk penyedap, selain tindakan medis, tersebut diperdagangkan di tempat-tempat hiburan. Dok RRI.
Padahal, dalam dunia medis, N2O bukanlah zat yang dapat digunakan secara sembarangan. Bahkan, jika digunakan sembarangan dapat memberikan dampak fatal bagi organ tubuh.
Spesialis jantung dr Vito Damay, SpJP(K), FIHA, FICA, menegaskan bahwa inhalasi gas tawa secara bebas dapat berisiko fatal ke sistem kardiovaskular. Ia menyebutkan, N20 bisa merangsang sistem jantung dan pembuluh darah. Rangsangan ini juga dapat memberikan efek cepat.
Rangsangan tersebut berpotensi menekan aktivitas miokardial atau otot jantung serta menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Potensi risiko yang mungkin ditimbulkan adalah menekan aktivitas miokardial (otot jantung) serta konstriksi atau pembuluh darah mengecil. Bukan serangan jantung, tapi henti jantung. ***
Related News
Jenazah Pilot Pelita Air Yang Jatuh di Kaltara Berhasil Dievakuasi
Soal Buron Riza Chalid, Riva Siahaan Ngaku Diintimidasi Penyidik
Anggaran Kemenhub 2026, Fokusnya Keselamatan dan Kualitas Layanan
Nasib Baik Ahmad Sahroni
Kamboja Berantas Online Scam, 4.254 WNI Minta Bantuan Dipulangkan
Prabowo Undang Pengusaha AS Berinvestasi di RI, Ini Yang Ditawarkan





