Market Review, Mencermati Sejumlah Sentimen yang Menggelayuti Pasar
:
0
EmitenNews.com—Indeks saham di Asia pada Jumat (24/3), ditutup turun ditengah semakin besarnya kekhawtiran mengenai guncangan di sektor perbankan dan risiko resesi.
Yang ditakutkan investor adalah setiap guncangan di industri perbankan dapat menyebabkan penurunan tajam pada pinjaman kepada usaha mikro, kecil dan menegah (UMKM) di AS. Jika ini terjadi, maka ekonomi AS akan mendapat tekanan dan memperbesar risiko resesi, yang para pakar ekonomi sudah prediksi akan terjadi tahun ini.
Investor juga merasa bingung dalam mencerna pernyataan Menteri Keuangan AS Janet Yellen bahwa jika diperlukan langkah darurat dari Pemerintah Federal AS dapat kembali digunakan untuk memberi dukungan pada bank daerah (regional bank) yang bermasalah.
Ini bertolak belakang dengan pernyataan Yellen sehari sebelumnya ketika memberi tahu Senat (DPD) AS bahwa Kementerian Keuangan tidak mempunyai rencana untuk menjamin setiap dana simpanan nasabah, skema yang lebih di kenal dengan nama Blanket Guarantee, tanpa persetujuan dari Kongres.
Dari sisi geopolitik, investor memantau meningkatnya ketegangan antara AS dan Tiongkok. Pemerintah AS pada hari Kamis menambahkan 14 perusahaan Tiongkok ke dalam daftar hitam ekspor sementara legislator AS menyerang TikTok karena mempunyai hubungan dengan Tiongkok sehingga mendesak agar penggunaan aplikasi TikTok dilarang di seluruh wilayah AS.
Related News
Dibayangi Ketidakpastian Global, Investor Masih Wait and See
Transformasi Digital, BTN Luncurkan KTM Co-Branding Mahasiswa Undip
IHSG Lanjut Menguat ke 6.351, Transaksi Saham BUMI Terbesar
IHSG Siang (5/8) Lanjut Terangkat 0,69 Persen ke 6.363, BACH ARB Lagi!
BUMN Tawarkan 32 Proyek Infrastruktur ini ke Investor Jepang
Bahlil Pastikan Bukan Pasokan Energi Penyebab Pemadaman Listrik





