Medikaloka (HEAL) Tuntaskan MESOP Rp31 Miliar, Intip Lengkapnya
:
0
EmitenNews.com - Medikaloka Hermina (HEAL) menuntaskan management and employee stock option program (MESOP) Rp31,23 miliar. Jumlah opsi MESOP tahap II tereksekusi sebanyak 67.232.335 helai alias 67,23 juta. Itu dengan harga pelaksanaan senilai Rp464,6 per lembar.
Penuntasan eksekusi MESOP tahap II tersebut terjadi periode 30 Oktober 2023 hingga 3 November 2023. Menyusul pelaksanaan opsi tersebut jumlah opsi yang belum dilaksanakan, dan masih berlaku tercatat 108.143.570 lembar saham alias 108,14 juta eksemplar.
Ya, sebelumnya emiten pengelola Rumah Sakit Hermina itu, melanjutkan MESOP tahap II senilai Rp81,47 miliar. Itu dengan menabur 175.375.905 helai alias 175,37 juta lembar. Periode pelaksanaan pada 30 Oktober 2023 hingga 3 November 2023.
Artinya, waktu pelaksanaan konversi hanya berjarak 5 hari. Di mana, harga pelaksanaan ditetapkan pada Rp464,6 per eksemplar. ”MESOP II menyasar karyawan, dan manajemen perseroan,” tulis Aristo Setiawidjaja, Direktur Perusahaan Pengelola RS Hermina tersebut.
Sebelumnya, periode 9 Februari hingga 15 Februari 2023, karyawan dan manajemen perseroan telah menuntaskan MESOP sejumlah Rp5,36 miliar. Itu dengan melepas 11.544.426 helai alias 11,54 juta lembar. Konversi MESOP terjadi pada harga pelaksanaan Rp464,6 per lembar. Setidaknya, 11.544.426 lembar dari total opsi 203.878.531 helai telah dilaksanakan hak konversinya.
Dengan skema harga itu, jumlah opsi yang dilaksanakan hak konversinya bernilai Rp5,36 miliar. Dan, sisa 175.375.905 lembar alias sejumlah Rp81,47 miliar belum dilaksanakan, dan masih berlaku.
Pada 2021, Medikaloka Hermina telah menggeber tindakan serupa. Yaitu, MESOP tahap I maksimal 222,97 juta lembar dengan nilai nominal Rp20 per lembar. Harga pelaksanaan ditetapkan di kisaran Rp464,6 per saham. Kala itu, periode pelaksanaan MESOP mulai 13 Agustus 2021 hingga 10 September 2021. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





