EmitenNews.com-PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) mengantongi pendapatan sebesar Rp872,93 miliar pada semester I 2022. Raihan ini naik 29,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp676,02 miliar.


Kenaikan pendapatan dibarengi oleh naiknya beban pokok perseroan dari Rp533,42 miliar menjadi Rp682,17 miliar, sehingga laba bruto perseroan tercatat Rp190,75 miliar pada periode hingga 30 Juni 2022.


Laba tahun berjalan tercatat sebesar Rp64,96 miliar atau naik 82,60 persen  year on year  (yoy) dari sebelumnya Rp35,57 miliar. Laba per saham juga naik dari Rp7 per lembar saham menjadi Rp12 per lembar.


Sementara itu untuk aset perseroan tercatat Rp2,83 triliun dari sebelumnya Rp2,84 triliun. Aset ini dibentuk oleh liabilitas perseroan sebesar Rp1,22 triliun dan ekuitas Rp1,61 triliun.


Sebelumnya, PT Transcoal Pacific (TCPI) telah menabur dividen Rp15 miliar. Angka sekitar 17,74 persen dari torehan laba bersih tahun lalu sejumlah Rp84,54 miliar. Jadi, pemegang saham akan mendapat jatah dividen Rp3 per lembar.


Selanjutnya, sekitar 11,82 persen setara Rp10 miliar dicatat sebagai dana cadangan. Lalu, 70,44 persen atau Rp59,57 miliar dari laba bersih dicatat sebagai saldo laba ditahan. Keputusan itu, telah dipatenkan dalam rapat umum pemegang saham tahunan perseroan pada 29 Juli 2022.


Pembagian dividen tunai perseroan telah terlaksana dengan jadwal Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 8 Agustus 2022. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 9 Agustus 2022. Cum dividen pasar tunai pada 10 Agustus 2022. Ex dividen pasar pasar tunai pada 11 Agustus 2022. Pembayaran dividen pada 1 September 2022.


Pembagian dividen itu, dilatari laporan keuangan per 31 Desember 2021 dengan laba bersih Rp84 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp603 miliar. Total ekuitas Rp1,5 triliun.