EmitenNews.com -Capital Market Journo (CAMARO) kembali menggelar turnamen futsal di tahun 2024 yang mengusung tema: "Membangun Keberlanjutan Pasar Modal dalam Bingkai Sportivitas".

Ketua Panitia Camaro Futsal 2024, Achmad Fauzi berharap, event olahraga tersebut dapat menyebarkan semangat kerja sama serta semakin mempererat jalinan komunikasi dan hubungan baik di antara sesama para pegiat pasar modal nasional, mulai dari pihak otoritas, emiten, berbagai profesi penunjang, sampai wartawan yang menjadi perantara tersebarnya informasi yang baik dalam suasana santai dan kekeluargaan.

"Semoga penyelenggaraan event Camaro ini dapat memberikan manfaat yang sebesar- besarnya kepada masyarakat dan juga seluruh stake holder yang terlibat," ujar Achmad Fauzi, di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).

Kompetisi Futsal yang diselenggarakan pada Sabtu, 7 September 2024 tersebut melibatkan sejumlah komponen pasar modal dan jasa keuangan di Indonesia, mulai dari emiten, perusahaan jasa keuangan, dan juga self regulatory organization (SRO).

Acara dibuka oleh perwakilan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Federasi Futsal Indonesia (FFI).

Untuk diketahui Camaro (Capital Market Journo) merupakan perkumpulan pewarta yang setiap harinya meliput kegiatan dalam lingkup pasar modal dan jasa keuangan.

Camaro telah menggelar acara olahraga yang diharapkan dapat turut menyebarkan semangat literasi dan semangat berinvestasi di pasar modal.

Kompetisi Camaro Futsal tahun 2024 ini diikuti total 23 tim yang terbagi atas 15 tim di kategori korporasi dan 8 tim sebagai peserta kategori wartawan. Disediakan pula trofi dan hadiah uang tunai dengan total mencapai Rp70 JUTA. 

Tak ketinggalan, panitia juga telah menyiapkan kuis berhadiah yang dapat diikuti oleh seluruh pemain dan juga penonton atau pendukung tim peserta.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil menyabet juara pertama untuk kategori korporasi, diikuti oleh PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk di peringkat kedua, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk di peringkat ketiga, dan PT Bank Sinarmas Tbk di peringkat keempat.