Memburuk, Fitch Rating Tarik Seluruh Peringkat Buana Lintas Lautan (BULL)
:
0
EmitenNews.com, Jakarta - Fitch Ratings mempertahankan Rating Watch Negative (RWN) Long-Term Issuer default rating B PT Buana Lintas Lautan (BULL). Selain itu, juga mempertahankan RWN peringkat nasional jangka panjang Buana Lintas BBB+ (idn). Parahnya, saat bersamaan, Fitch telah menarik seluruh peringkat Buana Lintas. ”Fitch memilih menarik peringkat karena alasan komersial,” tulis Fitch Rating, Selasa (18/5).
Fitch mempertahankan RWN karena tidak ada perubahan material pada profil kredit Buana Lintas sejak tindakan pemeringkatan sebelumnya pada 14 April 2021. Peringkat kredit skala internasional emiten korporasi non-keuangan memiliki skenario peningkatan peringkat kasus terbaik (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur ke arah positif) tiga tingkat selama tiga tahun cakrawala peringkat.
Selanjutnya, skenario penurunan peringkat kasus terburuk (didefinisikan sebagai persentil ke-99 dari transisi peringkat, diukur dalam arah negatif) empat tingkat selama tiga tahun. Rentang lengkap peringkat kredit skenario kasus terbaik dan terburuk untuk semua kategori peringkat berkisar dari AAA hingga D. Peringkat kredit skenario terbaik dan terburuk didasarkan pada kinerja historis.
Buana lintas memiliki skor relevansi ESG 4 untuk strategi manajemen. Ketidakmampuan manajemen mengatasi jatuh tempo utan akan datang sebelumnya menunjukkan beberapa kelemahan pelaksanaan rencana pembiayaan kembali. Itu berdampak negatif pada profil kredit, dan relevan dengan peringkat sehubungan dengan faktor-faktor lain.
Kecuali jika diungkapkan lain dalam bagian itu, tingkat relevansi kredit LST tertinggi adalah skor 3. Itu berarti masalah LST bersifat kredit netral atau hanya memiliki dampak kredit minimal pada entitas, baik karena sifatnya atau cara pengelolaan oleh entitas. Setelah pencabutan peringkat Buana Lintas, Fitch tidak akan menyediakan skor relevansi ESG terkait. (Rizki)
Related News
32 Emiten Lanjut Suspensi, Ini Kata BEI
BEI Bantah Pembukaan Batas Saham Gocap Jadi Sentimen Negatif IHSG
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa
Ada BBCA hingga ASII, BEI Umumkan 5 Saham Short Selling Bulan Oktober
Terapkan Insentif di Tengah BI Rate 5,75% BI Dorong Modal Masuk USD6M
Short Selling Eksklusif Berlaku 1 Oktober 2026 di Sekuritas MG & XC





