Menanti Rilis Data Perekonomian, IHSG Cenderung Betah di Rentang Konsolidasi
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (16/11) turun 0,30% atau 21,12 poin ke level 7.014,38. Total volume transaksi yang diperdagangkan mencapai 23 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 13 triliun. Sebanyak 338 saham melemah, 194 saham yang menguat dan 177 saham stagnan.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas mengatakan, untuk hari ini Kamis 17 November 2022, IHSG berpotensi mengalami penguatan dan akan bergerak pada range support di level 6954 dan posisi resistance 7141.
Pola gerak IHSG ditengah penantian rilis data perekonomian tentang tingkat suku bunga acuan terlihat masih akan bergerak dalam rentang konsolidasi wajar, kuatnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari beberapa data perekonomian yang telah terlansir turut memberikan sentimen dalam pergerakan IHSG hari ini.
“Selain itu para investor asing hingga saat ini masih mencatatkan capital inflow secara ytd yang masih menunjukkan minat investor terhadap pasar modal Indonesia,” imbuh William.
Saham-saham pilihan dari Yugen Sekuritas yang disodorkan untuk para pelaku pasar untuk tengah pekan ini adalah Indo Tambangraya Megah (ITMG), Jasa Marga (JSMR), Astra Agro Lestari (AALI), Bank BNI (BBNI), Indofood (INDF), Telkom Indonesia (TLKM), AKR Corporindo (AKRA), dan Nippon Indosari Corpindo (ROTI).
Related News
10 Sektor Jadi Pendorong, IHSG Awal Pekan Tancap Gas ke 8.859,19
3 Emiten Asuransi Paling Terdampak POJK 23, Bakal Aksi Korporasi Baru?
Perkuat Strategi, Manulife Indonesia Gelar Mega Kick Off 2026
18 dari 19 Emiten Saham Asuransi Kompak Ngegas Hari Ini, Ada Apa?
Pupuk Kaltim Klaim Produksinya di 2025 Lampaui Target
Tambang Menggeliat, IHSG Tembus 8.804,84 di Sesi I





