Mengintip Pipeline IPO di BEI dan Prospeknya Masuk Papan Ekonomi Baru
:
0
EmitenNews.com—Berdasarkan data terupdate yang disampaikan oleh Bursa Efek Indonesia, saat ini terdapat terdapat 42 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham atau tengah mengantri untuk mencatatkan sahamnya di pasar modal indonesia.
I Gede Nyoman Yetna selaku Direktur BEI menyebut klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline pencatatan saham dengan rincian sektornya adalah sebagai berikut:
- 2 Perusahaan dari sektor Basic Materials
- 2 Perusahaan dari sektor Industrials;
- 4 Perusahaan dari sektor Transportation & Logistic;
- 2 Perusahaan dari sektor Consumer Non-Cyclicals;
- 7 Perusahaan dari sektor Consumer Cyclicals;
- 6 Perusahaan dari sektor Technology;
- 3 Perusahaan dari sektor Healthcare;
- 5 Perusahaan dari sektor Energy;
- 2 Perusahaan dari sektor Financials.
- 6 Perusahaan dari sektor Properties & Real Estate.
- 3 Perusahaan dari sektor Infrastructures.
Berdasarkan data di atas, perusahaan pada sektor Consumer Cyclicals, Technology, Energy, Properties & Real Estate paling banyak pada pipeline pencatatan saham, sedangkan sisanya tersebar pada sektor lainnya.
Dengan mempertimbangkan waktu sampai akhir tahun 2022 sudah semakin pendek, kemungkinan terjadi perubahan jadwal pencatatan yang sebelumnya direncanakan tahun 2022 menjadi tahun 2023.
Tahun lalu ada 59 Perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan jumlah dana yang berhasil dihimpun hampir Rp 33 Triliun. Maka total saham yang tercatat di BEI tahun 2022 berjumlah 59 saham atau naik 9% dibandingkan tahun 2021 yang berjumlah 54 saham dan lebih tinggi dibanding rekor all time high BEI pada tahun 2018 yang berjumlah 57 saham.
Related News
15 Calon Emiten Mengantre IPO, 11 Beraset Jumbo
Fitch Afirmasi Peringkat KPEI di Level Tertinggi AAA(idn)
Saham Terus Melonjak, Kini Berakhir Digembok BEI
Kabar Gembira Dari Purbaya, Pemerintah Siapkan Insentif Investor Ritel
Sudah Dua Yang Masuk, OJK Umumkan Paket Calon Direksi BEI Pada 4 Mei
OJK Ungkap Hasil Pertemuan dengan MSCI, Apa Saja?





