Menkeu Purbaya Heran, Belanja Pemerintah Kok Masih Loyo?
:
0
Ilustrasi aktivitas kesibukan PNS di sebuah instansi pemerintah. Dok. Jawa Pos.
EmitenNews.com - Belanja pemerintah daerah kok masih loyo. Terus-terang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa heran belanja pemda tidak juga meningkat meski pemerintah sudah menaikkan anggaran transfer ke daerah (TKD) pada 2026.
Anggaran TKD dalam APBN 2026 mulanya dirancang hanya sebesar Rp650 triliun. Namun, naik menjadi Rp693 triliun saat pengesahan UU APBN 2026.
Kepada pers di kantornya, Jumat (13/3/2026), Menkeu Purbaya menyatakan uang pemda makin banyak, seharusnya belanja daerah tidak lambat.
“Ke daerah pun transfer pemerintah sudah dua kali lipat daripada tahun lalu," kata Menkeu Purbaya.
Agar tidak penasaran, Kemenkeu berencana melakukan pengecekan langsung terhadap kinerja belanja pemda nantinya. Purbaya menduga, ada upaya pemda mencari tambahan dengan menahan belanjanya.
Lambatnya belanja pemda ini terungkap dari realisasi kinerja APBN per Februari 2026 seperti diungkap oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Askolani.
Merosotnya belanja pemda ini dipicu perlambatan terhadap belanja barang, belanja modal, dan jenis belanja lainnya. Sedangkan belanja pegawai malah naik 0,6% dibanding periode yang sama tahun lalu.
"Jadi angka sementara juga, realisasinya Rp 68 triliun, dan ini turun 18% dibandingkan bulan yang sama di tahun 2025," tutur Askolani.
Dari sisi pendapatan, berdasarkan data kinerja APBD yang dilaporkan oleh 514 pemda dari keseluruhan pemda di wilayah Indonesia sebanyak 546 malah mengalami kenaikan.
"Dri 541 Pemda itu kami sampaikan, realisasi pendapatan APBD nya mencapai Rp 178 triliun, dan ini naik 1,5% dari tahun 2025," tegasnya.
Related News
Polda Sulsel Ungkap ada 17 Tersangka Penimbun 18.905 Liter BBM Subsidi
Hari Ke-7 Pencarian Rombongan Jurnalis, Operasi SAR Harap Diperpanjang
BULOG Gandeng Wilmar Perkuat Bisnis Beras Premium di Ritel Modern
MTQ Nasional XXXI Jateng Diproyeksi Gerakkan Ekonomi Rp1,2 Triliun
Prabowo: Indonesia Siap Perkuat Ketahanan Pangan Dunia
Hari Ke-6 Basarnas Fokuskan Pencarian Jurnalis di Perairan Selatan GAK





